Berita

Wakil Presiden yang juga Ketua Umum MUI, KH. Maruf Amin/Net

Politik

Fahri Hamzah: Pak Jokowi, Segeralah Fungsikan Kiai Maruf Amin!

KAMIS, 25 JUNI 2020 | 08:15 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ancaman virus corona di Indonesia masih belum berakhir. Kemarin, Rabu (24/6), Presiden Joko Widodo tegas mengingatkan itu kepada rakyat.

Bagi mantan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah, penanganan sebaran virus corona tidak hanya membutuhkan penanganan dari negara tapi juga unsur agama.

Atas alasan itu, Fahri tegas mendesak Joko Widodo untuk segera “membangunkan” peran Maruf Amin, baik sebagai ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) maupun sebagai wakil presiden.


“Bapak presiden yang terhormat, segeralah fungsikan ketua MUI cq. wakil presiden supaya agama secara massif bisa ikut tangani corona. Galang persatuan pak, jangan berantem!” tegasnya dalam akun Twitter pribadi, Kamis (25/6).

Wakil ketua umum DPP Partai Gelora ini mengingatkan, saat Jokowi memilih Maruf Amin sebagai pasangan, tentu didasari bahwa mantan Rais Aam NU itu akan jadi pasangan sempurna bagi rakyat dan bangsa. Untuk itu, Jokowi harus membuktikan bahwa Maruf Amin memang benar-benar memiliki peran yang penting.

“Dia harus nampak membantu bapak dalam melihat peran penting agama. Kita kerahkan segala tenaga untuk melawan musuh bukan untuk melawan bangsa sendiri,” ujarnya.

Fahri mengingatkan bahwa negara bisa punya UU dan uang, tapi agama punya kitab suci dan ketaatan. Semuanya harus menjadi kekuatan bersama sebagaimana kehendak para pendiri bangsa meletakkan sila pertama pada Pancasila.

“Jadi, pancasila adalah alat pemersatu bangsa bukan alat persengketaan,” sambung Fahri,

“Lalu dimana ketua MUI Kiai Maruf yang sampai sekarang masih menjabat? Kenapa senyap? Kenapa kita tak kunjung bersatu? Kenapa kita tidak fokus saja selesaikan krisis kesehatan, lalu krisis ekonomi yang mengadang? Apakah kita sengaja menyongsong krisis sosial dan politik?” demikian Fahri. 

Populer

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya