Berita

Segel pemutusan sambungan listrik yang dipasang PLN di Kantor Inspektorat Lebong/Istimewa

Nusantara

Pencairan Dana Tertunda, Listrik Sejumlah Kantor OPD Diputus PLN

SELASA, 23 JUNI 2020 | 10:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Putusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong untuk menunda hampir seluruh pencairan dana kegiatan tahun anggaran 2020, berimbas buruk terhadap operasional sejumlah kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Saluran listrik di sejumlah kantor OPD pun diputus oleh PLN. Seperti yang terjadi di Kantor Inspektorat Kabupaten Lebong, Senin kemarin (22/6). Pemutusan sementara sambungan listrik karena masih ada tunggakan pembayaran.

Manajemen PT PLN Persero ULP Muara Aman, Adhi Setiawan, membenarkan ada pemutusan sambungan listrik di Kantor Inspektorat lantaran menunggak bayar listrik selama beberapa bulan.


"Iya benar, cuma Inspektorat pak yang diputus. Inspektorat tadi sudah bayar (lunas). Masalahnya tadi belum dilunasi. Makanya, kita pasang segel," terang Adhi, Senin (22/6), dikutip Kantor Berita RMOLBengkulu.

Dia menjelaskan, ada beberapa OPD di lingkungan Pemkab Lebong yang masih menunggak pembayaran listrik. Di antaranya BKPSDM, laboratorium perkantoran, dan pertambangan.

Sebelumnya, jelas Adhi, pihak PLN sudah memberikan peringatan terlebih dahulu kepada sejumlah OPD pada beberapa pekan kemarin. Namun, hingga saat ini pembayaran belum juga dilakukan.

"Yang lain banyak janji sampai tanggal 25-an Juni," lanjut dia.

Saat dikonfirmasi, Sekretaris Inspektorat Lebong, Andi Febriansyah mengatakan, keterlambatan pembayaran listrik ke PLN dikarenakan belum bisa diakomodirnya pengajuan pencairan oleh Badan Keuangan Daerah (BKD) setempat.

Dengan alasan, pemkab masih proses pencetakan DPA APBD Perubahan. Menyusul, belum lama ini Pemkab telah melakukan refocusing atau realokasi anggaran.

"Iya benar, tadi memang disegel oleh pihak PLN. Ini memang adanya, karena belum bisa diajukan pencairan dengan alasan DPA belum keluar," singkatnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya