Berita

Ilustrasi militer Korea Selatan/Net

Dunia

Soal Penyebaran 12 Juta Selebaran Anti-Seoul Dari Korea Utara, Korea Selatan Siap Kerahkan Militer

SENIN, 22 JUNI 2020 | 18:10 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Korea Selatan tengah bersiap untuk menghadapi rencana Korea Utara yang akan menyebarkan 12 juta selebaran menggunakan 3.000 balon udara.

Yonhap melaporkan pada Senin (22/6), militer Korea Selatan tengah memantau pergerakan militer Korea Utara dan mempersiapkan postur sesiaga mungkin.

"Kami memantau dengan seksama langkah-langkah yang dilakukan militer Korea Utara mengenai penyebaran selebaran sepanjang waktu. Dalam persiapan untuk berbagai kemungkinan, kami mempertahankan postur kesiapan yang kuat," ujar jurubicara Kapala Staf Gabungan Korea Selatan, Kim Jun-rak, mengutip Sputnik.


Kim mengatakan, Seoul siap untuk mengambil tindakan militer jika ada pesawat yang terbang di atas Zona Demiliterisasi. Itu karena hal tersebut melanggar Perjanjian Militer Komprehensif 2018.

Menurut sumber militer yang tidak disebutkan namanya, Angkatan Udara Korea Selatan sedang bersiap untuk mengirim pesawat pengintai tanpa awak, Global Hawk pada Juli sebagai tanggapan atas Korea Utara.

Dengan drone tersebut, Korea Selatan bisa mengawasi pergerakan militer Korea Utara secara jarak jauh tanpa melanggar perjanjian.

Korea Selatan sendiri diketahui telah memesan empat drone tersebut yang masing-masing seharga 200 juta dolar AS.

Sementara itu, KCNA sebelumnya melaporkan, Korea Utara akan menyebarkan 12 juta selebaran anti-Seoul dengan 3.000 balon udara sebagai balasan atas tindakan para pembelot yang tidak dihentikan oleh pihak berwenang Korea Selatan.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya