Berita

Tangkapan layar siaran NDTV

Dunia

57 Gadis Penghuni Rumah Penampungan Milik Pemerintah Positif Covid-19, Fakta Mengejutkan Ada 5 Yang Hamil

SENIN, 22 JUNI 2020 | 12:29 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Satu klaster baru penyebaran Covid-19 ditemukan di rumah penampungan yang dikelola pemerintah di Kanpur, Uttar Pradesh (UP). Sebanyak 57 gadis yang tinggal pusat penampungan itu dinyatakan positif terjangkit  virus corona dalam sepekan terakhir.

Semua gadis itu telah dipindahkan ke rumah sakit khusus Covid-19, sementara staf dan gadis-gadis yang tidak terinfeksi telah dikarantina. Seluruh fasilitas rumah penampungan itu pun disegel.

Selain ditemukannya kasus baru Covid-19, fakta lain yang mengejutkan ikut terungkap. Sebuah media lokal melaporkan bahwa selama pemeriksaan medis ternyata ada lima gadis ditemukan dalam keadaan hamil.


Hal itu menimbulkan pertanyaan, bagaimana bisa gadis-gadis itu hamil sementara mereka berada di penampungan yang seharusnya menjadi tempat mereka berlindung.

Namun, dalam klarifikasi yang dilakukan Dr Brahm Dev Tiwari, Hakim Distrik Kanpur pada tengah malam waktu setempat, mengatakan bahwa kehamilan mereka telah terjadi sebelum mereka dirawat di tempat penampungan itu pada Desember tahun lalu.

“Mereka (lima gadis) dikirim ke penampungan ini melalui lima komite kesejahteraan anak di berbagai distrik. Ini adalah kasus di bawah UU POCSO (Perlindungan Anak dari Pelanggaran Seksual). Ketika mereka dirawat di tempat penampungan ini mereka sudah hamil,” kata Dev Tiwari, seperti dikutip dari NDTV, Senin (22/6).

Poonam Kapoor, seorang anggota Komisi Wanita Negara Bagian UP, mengatakan kepada media bahwa gadis-gadis itu mungkin terinfeksi setelah staf di rumah penampungan mengunjungi rumah sakit Kanpur bersama dengan dua gadis yang diduga melakukan kontak dengan pasien Covid-19.

Kanpur saat ini memiliki 400 kasus virus corona aktif, tertinggi kedua di negara bagian itu. Sementara kota Noida, di wilayah Ibu Kota Nasional, memiliki lebih dari 577 kasus.

Di Uttar Pradesh terdapat hampir 17.000 kasus, dengan lebih dari 6.000 kasus aktif. Negara telah mencatat 507 kematian terkait dengan Covid-19.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya