Berita

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump/Net

Dunia

Setelah 'Virus China', Donald Trump Labeli Covid-19 Dengan 'Kung Flu'

MINGGU, 21 JUNI 2020 | 15:54 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, kembali mengeluarkan pernyataan kontroversial terkait dengan Covid-19, yaitu dengan menyebutnya sebagai "Kung Flu".

Pernyataan tersebut Trump sampaikan saat melakukan kampanye di Tulsa, Oklahoma pada Sabtu malam (20/6), melansir Huffington Post.

"China mengirim kami wabah," ujar Trump.


"Covid-19, nama itu semakin jauh dari China, alih-alih menyebutnya Virus China," tambah Trump.

"Itu (Covid-19) memiliki banyak nama daripada penyakit dalam sejarah. Saya bisa menamainya, Kung Flu. Saya bisa memberinya 19 nama berbeda," lanjutnya.

Atas penyataan tersebut, sontak para pendukungnya tertawa.

Penyebutkan "Kung Flu" oleh Trump sendiri memberikan banyak kritik. Sebelumnya, Trump juga telah menerima kritikan tajam setelah menyebut virus corona sebagai Virus China atau Virus Wuhan.

Pakar kesehatan dan para pemimpin dunia juga ikut mengkritik Trump karena penyataannya tersebut bisa meningkatkan xenophobia di kalangan masyarakat.

"Pandemik ini membutuhkan respons global. Upaya untuk menganggap virus itu berasal dari satu budaya, etnis atau negara hanya dapat menghambat upaya ini, mengasingkan orang yang sebaliknya bisa berkolaborasi dan mendukung satu sama lain," ujar anggota Komite Amerika-China, Charlie Woo.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya