Berita

Illustrasi Paus Fransiskus/Ilustrasi RMOL

Dunia

Gelar Audiensi Pertama Pasca Kuncian, Paus Fransiskus Beri Ucapan Terima Kasih Pada Dokter Italia

MINGGU, 21 JUNI 2020 | 07:12 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Paus Fransiskus mengadakan audiensi untuk pertama kalinya sejak Italia mengangkat kuncian. Audiensi pertamanya tersebut dihadiri oleh dokter dan perawat dari wilayah Lombardy.

Mereka berkumpul sembari mengenakan masker di Clementine Hall, Vatikan, pada Sabtu (20/6). Itu adalah audiensi pertama yang selama berbulan-bulan dihentikan karena Covid-19.

"Anda adalah salah satu pilar pendukung seluruh negeri," ujar Paus kepada para tenaga medis, seperti dikutip Reuters


"Bagi Anda yang ada di sini dan kolega Anda di seluruh Italia, (saya berikan) penghargaan dan terima kasih yang tulus, dan saya tahu betul saya menafsirkan perasaan semua orang," lanjutnya.

Hampir 35.000 orang di Italia meninggal karena Covid-19, jumlah tertinggi keempat di dunia setelah Amerika Serikat, Brasil, dan Inggris. Dari angka tersebut, sebanyak hampir 170 di antaranya adalah petugas medis.

Dalam pidatonya, Paus juga menyampaikan penghormatan pada mereka yang telah gugur.

Di akhir pertemuan, Paus mengatakan tidak akan ada "liturgi salam" sehingga ia akan patuh pada aturan dan menyapa audiens dari kejauhan.

Italia sendiri sudah mencabut kuncian dan kembali mulai kehidupan normal pada 3 Juni. Perjalanan antar kota sudah diperbolehkan. Meski begitu, aturan jarak sosial dan wajib masker masih berlaku.

Audiensi umum mingguan untuk Paus juga masih ditangguhkan. Doa masih akan dilakukan secara virtual. Namun Lapangan Santo Petros sudah dibuka pada bulan lalu.

Paus sudah mulai Misa umum dengan hanya sekitar 50 orang.

Saat ini, Italia memiliki 238.275 kasus Covid-19 atau tertinggi ke-8 di dunia. Dari jumlah tersebut, sebanyak 182.453 di antaranya sudah pulih.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya