Berita

Warga Korea Utara menyiapkan selebaran propaganda anti Korea Selatan/Net

Dunia

Korea Utara Siapkan Selebaran Setinggi Gunung Untuk Membalas Korea Selatan

SABTU, 20 JUNI 2020 | 16:08 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Situasi panas antar-Korea masih belum mereda setelah serangkaian insiden yang memicu ketegangan keduanya beberapa minggu terakhir.

Terkini, media pemerintah Korea Utara, KCNA, melaporkan negara itu sedang  bersiap menyebarkan selebaran propaganda ke perbatasan Korea Selatan (Korsel)

Orang-orang Korea Utara yang marah di seluruh negeri secara aktif mendorong persiapan peluncuran distribusi selebaran dalam skala besar. KCNA mengatakan selebaran yang dikumpulkan sudah menumpuk 'setinggi gunung'.


“Setiap tindakan harus menemui reaksi yang tepat dan hanya mereka yang mengalami sendiri, yang dapat merasakan betapa menyinggungnya hal itu,” lapor KCNA, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (20/6).

Korea Utara menyalahkan pembelot-pembelot Korut yang mengirimkan selebaran di perbatasan. Mereka juga sempat mengancam akan mengambil tindakan militer.

Selasa (16/6) lalu Pyongyang meledakkan kantor penghubung untuk menunjukkan ketidaksenangan mereka terhadap para pembelot dan Korsel yang dianggap tidak melakukan upaya apa pun untuk menghentikan para pembelot yang mengirimkan selebaran.

Pada Jumat (19/6) sekelompok aktivis pembelot Korut mengatakan akan membatalkan rencana untuk mengirimkan ratusan botol plastik berisi beras, obat-obatan dan masker ke Korut. Mereka akan melepaskan botol-botol plastik itu ke laut dekat perbatasan antar dua negara.

Kedua Korea  secara teknis masih berperang karena konflik 1950-53 antar kedua Korea berakhir tanpa perjanjian damai. Kedua Korea telah melakukan kampanye selebaran selama beberapa dekade.

Militer Korea Selatan biasa meluncurkan selebaran anti-Utara melintasi zona demiliterisasi, tetapi program ini berakhir pada 2010.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya