Berita

Qantas Airways/Net

Dunia

Australia Perpanjang Penutupan Perbatasan, Qantas Airways Batalkan Sejumlah Penerbangan Internasional Hingga Oktober

KAMIS, 18 JUNI 2020 | 08:37 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Rencana Australia yang akan melakukan perpanjangan penutupan perbatasan karena virus corona  hingga 2021, membuat Qantas Airways Ltd ( QAN.AX ) membatalkan sebagian besar penerbangan internasional hingga akhir Oktober.

Hal tersebut dikatakan pihak perusahaan maskapai penerbangan Qantas dalam sebuah pernyataan pada Kamis (18/6).

“Kami masih akan memiliki beberapa penerbangan yang dijadwalkan melintasi Tasman dalam beberapa bulan mendatang dengan ‘travel bubble’ yang diperkirakan antara Australia dan Selandia Baru,” ungkap pernyataan itu, merujuk pada Laut Tasman yang membentang di antara kedua negara tersebut.


“Jika perjalanan antara Australia dan negara-negara lain terbuka dan menuntut pengembalian, kami dapat menambahkan lebih banyak penerbangan kembali ke jadwal kami,” tambahnya, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (18/6).

Sebelumnya, Menteri Perdagangan Simon Birmingham pada hari Rabu (17/6) mengatakan, Australia kemungkinan tidak akan membuka kembali perbatasannya bagi para pelancong internasional hingga tahun depan. Meskipun demikian mereka berupaya melonggarkan aturan masuk bagi para siswa dan pengunjung jangka panjang lainnya.

Australia juga sedang dalam pembicaraan dengan Selandia Baru tentang pembentukan ‘travel bubble’ yang bebas karantina. Ini dilakukan karena jumlah kasus virus corona yang rendah di kedua negara tersebut.

Selandia Baru telah mengindikasikan bahwa bulan September merupakan tanggal yang realistis untuk dimulainya kembali penerbangan reguler antar negara.

Menanggapi perbatasan negara yang mulai mereda, bulan ini Qantas Airways mengumumkan rencana untuk menggandakan kapasitas domestik menjadi 15 persen dari tingkat normal pada akhir bulan.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya