Berita

Pantai di Brasil yang dijadikan kuburan untuk korban Covid-19/Net

Dunia

Brasil Laporkan 35.000 Kasus Covid-19 Dalam Sehari, Kantor Presiden: Terkendali

RABU, 17 JUNI 2020 | 11:13 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Brasil tidak menunjukkan tren penurunan kasus Covid-19. Bahkan, negara Amerika Latin tersebut baru melaporkan rekor tertinggi kasus harian Covid-19. Di mana ada 34.918 kasus baru untuk Senin (15/6).

Kementerian Kesehatan pada Selasa (16/6) mencatat ada 1.282 kematian baru akibat Covid-19, sehingga totalnya menjadi 45.241. Sementara itu, dengan kasus harian, total infeksi di Brasil saat ini menjadi 923.189 kasus, hampir mencapai satu juta.

Meski begitu, para ahli mengatakan jumlah tersebut kemungkinan lebih tinggi karena pengujian di Brasil dilakukan secara tidak merata.


Di sisi lain, dengan tingginya infeksi di Brasil, Kepala Kantor Staf Presiden (Casa Civil), Walter Braga Netto, mengatakan wabah Covid-19 berada di bawah kendali.

"Ada krisis, kami bersimpati dengan keluarga yang berduka, tetapi semua dikelola," ucap Braga Netto dalam sebuah webinar, melansir Reuters.

Braga Netto berdalih, angka kematian per sejuta orang di Brasil lebih baik daripada Belgia, Spanyol, Inggris, Italia, dan Prancis. Karena itu, Jenderal Angkatan Darat tersebut mengatakan bahwa ia sedang berusaha menyampaikan pesan optimisme dalam manajemen krisis.

Tidak sependapat dengan Braga Netto, Direktur Organisasi Kesehatan Pan Amerika (PAHO), Carissa Etienne mengatakan, Brasil adalah masalah utama pandemik Covid-19.

Negara terbesar di Amerika Latin telah menyumbang sekitar seperempat dari sekitar 4 juta kasus Covid-19 di Amerika dan hampir 25 persen dari total kematian di wilayah tersebut.

"Kami tidak melihat transmisi melambat di Brasil," kata Etienne.

Untuk mengurangi tren infeksi, PAHO merekomendasikan agar Brasil dan negara-negara regional lainnya memperkuat aturan jarak sosial dan mendesak agar pembukaan kembali ekonomi dilakukan secara perlahan dan hati-hati.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya