Berita

Ilustrasi F-16 milik militer Turki/Net

Dunia

Turki Kembali Lancarkan Serangan Udara Terhadap Kurdi Di Irak

RABU, 17 JUNI 2020 | 08:54 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Militer Turki kembali menggempur gerilyawan Kurdi di wilayah Haftanin, Irak bagian utara. Itu merupakan serangan kedua dalam beberapa hari terakhir sebagai bagian dari Operasi Cakar-Elang.

Melalui Twitter, Kementerian Pertahanan Turki mengatakan, pesawat tempurnya telah menargetkan Partai Pekerja Kurdistan (PKK/YPG) pada Rabu (17/6). Serangan serupa juga telah dilakukan Turki pada Minggu (14/6).

"Komando heroik kami ada di Haftanin," ujar kementerian seperti dikutip Reuters.


“Untuk menetralkan PKK dan elemen teroris lainnya yang mengancam rakyat dan perbatasan kita, Angkatan Udara kita, bersama dengan peralatan pendukung... telah dimobilisasi ke wilayah tersebut dengan operasi udara," sambung kementerian.

Turki memang dikenal secara konsisten menargetkan PKK yang berbasis di Irak bagian utara. Sebelumnya, kementerian mengaku, serangan tersebut merupakan serangan balasan atas peningkatan serangan yang dilakukan oleh militan terhadap pangkalan militer Turki.

PKK/YPG merupakan kelompok teroris bagi Turki, Amerika Serikat, dan Uni Eropa. Kelompok yang bermarkas di Irak bagian utara tersebut berusaha untuk mendirikan negara otonom Kurdi, termasuk di beberapa bagian Turki.

Sejak Turki dan Kurdi melakukan serangan pada 1984, sudah ada lebih dari 40.000 yang meninggal dalam konflik keduanya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya