Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Australia Bersama WHO Bantu Indonesia Untuk Penanganan Covid-19

RABU, 17 JUNI 2020 | 07:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Australia mendukung upaya Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam penanganan wabah Covid-19 di Indonesia. Australia pun siap mengucurkan bantuan senilai 6,2 juta dolar Australia (sekitar Rp 61 miliar) kepada WHO.

Dengan dana baru itu, WHO dan Indonesia akan bekerja sama untuk meningkatkan dunia kesehatan sebagai penanganan wabah. Di antaranya memperkuat laboratorium Indonesia, meningkatkan cara Indonesia mengumpulkan dan menggunakan informasi kesehatan, dan membantu melindungi pasien dan petugas kesehatan di fasilitas kesehatan.

Duta Besar Australia untuk Indonesia Gary Quinlan mengatakan Indonesia dan Australia dalam posisi yang baik untuk bersama-sama menghadapi krisis.


“Sebagai tetangga dan mitra jangka panjang, Indonesia dan Australia berada dalam posisi yang baik untuk mengatasi aneka tantangan ini bersama-sama,” katanya, dalam keterangan tertulis, Selasa (16/6).

"Kemitraan dengan WHO, adalah hal mendasar untuk memastikan pemulihan kawasan kita,” katanya.

Negara-negara yang memiliki ketahanan yang lebih besar untuk menanggapi ancaman penyakit menular akan menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi masyarakat. Mekanisme itu juga akan menguntungkan perekonomian.

Perwakilan WHO untuk Indonesia, Dr N Paranietharan, mengatakan WHO akan terus bekerja sama dengan pemerintah Indonesia untuk penanggulangan darurat kesehatan.

“Selama dua tahun ke depan, WHO akan terus bekerja dengan pemerintah Indonesia untuk mencapai perbaikan kebijakan dan prosedur nasional untuk dapat lebih baik menanggapi keadaan darurat kesehatan masyarakat,” kata Paranietharan.

Dengan dukungan dari Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan Australia, WHO akan dapat memastikan dukungan penting diberikan terhadap kesiapan sistem kesehatan Indonesia. Hal ini termasuk meningkatkan pengawasan nasional dan sistem deteksi kasus, dan memperkuat kegiatan pencegahan dan pengendalian infeksi.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya