Berita

Jalan yang dibangun oleh India di Ladakh/Net

Dunia

Konflik Meletus Lagi, Tiga Tentara India Tewas Dalam Bentrokan Dengan Pasukan Tiongkok

SELASA, 16 JUNI 2020 | 17:27 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bentrokan antara militer India dan China di perbatasan Ladakh meledak lagi di tengah ketegangan antara kedua negara dalam beberapa minggu ini. Tiga tentara India tewas dalam bentrokan itu.

China telah mengingatkan India agar tidak mengambil tindakan sepihak atau tindakan yang menimbulkan masalah. Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian, menjelaskan bahwa tentara India telah melintasi perbatasan.

"Itu namanya memprovokasi dan menyerang personel China. Menyebabkan konfrontasi fisik yang serius antara pasukan perbatasan di kedua pihak," kata Zhao, seperti dikutip dari AFP, Selasa (16/6).


Beijing belum mengumumkan apakah ada korban di pihak militer China.

Saat ini, tentara India mengatakan pejabat senior militer kedua pihak tengah bertemu untuk meredakan situasi. Pihak India akan segera menggelar jumpa pers untuk memberikan lebih banyak informasi tentang insiden itu.

Selama ini India menuding China menduduki wilayah seluas 38.000 kilometer per segi milik India. Sementara China juga menuduh India melintasi perbatasan dan menyerang serdadu China.

Bentrokan sebelum ini, terjadi pada Mei yang megakibatkan puluhan tentara India dan China terlibat baku hantam di perbatasan kedua negara, menimbulkan tujuh serdadu China dan empat serdadu India mengalami cedera.

Para komandan kedua kubu kemudian berunding untuk menyelesaikan perselisihan tersebut.

Perselisihan perbatasan ini terkadang diwarnai adu dada, saling dorong, serta saling melempar batu, seperti dilaporkan editor BBC South Asia, Anbarasan Ethirajan.

Ketegangan terbaru terjadi di dekat sektor Naku La di Sikkim, lebih dari 5.000 meter di atas permukaan laut di kawasan Himalaya.

Pada 2017 lalu, kedua negara juga bentrok di wilayah tersebut setelah China mencoba memperluas jalan perbatasan melalui dataran tinggi yang disengketakan.

Walaupun kedua negara mengirimkan patroli yang sering memunculkan pertikaian fisik, sejauh ini tidak ada peluru yang ditembakkan ke lokasi perbatasan, dalam empat dekade terakhir.

India telah membangun jalan baru di tempat yang oleh para ahli dikatakan sebagai daerah paling terpencil dan rentan di sepanjang LAC di Ladakh. Dan keputusan India untuk meningkatkan infrastruktur tampaknya membuat marah Beijing.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya