Berita

(tengah) Raja Mohammed VI dari Maroko/Net

Dunia

Bagian Dari Inisiatif Raja Mohammed VI, Maroko Kirim Bantuan Medis Ke 15 Negara Afrika

SELASA, 16 JUNI 2020 | 15:25 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Maroko tidak hanya fokus dalam penanganan wabah Covid-19 di dalam negeri, namun juga negara-negara sahabat di Afrika.

Terbaru, Mauritania, Senegal, Niger, dan Guinea-Bissau menyampaikan telah menerima bantuan pasokan medis yang disumbangkan oleh Maroko atas instruksi Raja Mohammed VI.

"Yang Mulia Raja Mohammed VI memberikan instruksi yang sangat tinggi untuk mengirim bantuan medis ke beberapa negara Afrika," demikian bunyi keterangan tertulis dari Maroko pada Selasa (16/6).


"Bantuan tersebut dimaksudkan untuk menyediakan peralatan medis pelindung untuk mendukung negara-negara saudara Afrika dalam upaya mereka melawan pandemik Covid-19," lanjut keterangan tersebut.

Totalnya, sudah ada 15 negara Afrika yang telah mendapatkan bantuan medis dari Maroko, yaitu Burkina Faso, Kamerun, Komoro, Kongo, Eswatini, Guinea, Guinea-Bissau, Malawi, Mauritania, Niger, Republik Demokratik Kongo, Senegal, Tanzania, Chad dan Zambia.

Bantuan medis tersebut terdiri dari hampir 8 juta masker, 900.000 visor, 600.000 pelindung kepala, 60.000 jas pelindung, 30.000 liter gel hidroalkohol, serta 75.000 bungkus chloroquine dan 15.000 bungkus Azithromycin.

Semua bantuan medis tersebut diproduksi di dalam negeri oleh perusahaan Maroko dan mematuhi standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Bantuan medis dari Maroko sendiri merupakan tindakan solidaritas dari inisiatif yang diluncurkan oleh Raja Mohammed VI pada 13 April 2020.

Berdasarkan inisiatif tersebut, Maroko tidak hanya memberikan bantuan materiil namun juga terbuka untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan dengan negara-negara Afrika.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya