Berita

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Mike Pompeo/Net

Dunia

Menlu Pompeo Akan Bertemu Delegasi China Pekan Ini, Bahas Apa?

SELASA, 16 JUNI 2020 | 12:53 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS), melalui Menteri Luar Negeri Mike Pompeo, akan segera bertemu dengan perwakilan dari China untuk membahas hubungan bilateral yang terus memburuk dari hari ke hari.

Pertemuan tersebut rencananya akan berlangsung di Pangkalan Angkatan Udara Hickam, Hawaii, pada pekan ini. Menurut seorang sumber, Pompeo diperkirakan meninggalkan Washington pada Selasa (16/6) untuk melakukan pertemuan pada Rabu (17/6).

Dilansir dari Reuters yang mengutip South China Morning Post, seorang sumber anonim juga mengatakan, anggota Dewan Negara dan Politbiro Partai Komunis China, Yang Jiechi, akan memimpin delegasi China dalam pertemuan tersebut.


Jika benar, artinya pertemuan tersebut akan menjadi yang pertama bagi Pompeo setelah melakukan kontak telepon dengan Yang pada 15 Mei terkait pembahasan pandemik Covid-19.

Sumber lain mengungkap, pertemuan Pompeo dan Yang akan membahas beberapa agenda. Termasuk penanganan Covid-19, kontrol senjata, perdagangan, Hong Kong, Korea Utara, hingga isu mengenai jurnalis.

Kendati begitu, Departemen Luar Negeri AS dan Gedung Putih sendiri enggan mengonfirmasi hal tersebut.  Jurubicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian, juga mengungkapkan hal yang serupa.

"China dan AS telah mempertahankan komunikasi melalui saluran diplomatik. Jika ada informasi lebih lanjut, akan dirilis pada waktu yang tepat," ujar Zhao tanpa mengonfirmasi.

Selama ini, hubungan AS dan China semakin intensif, khususnya terkait dengan penanganan pandemik Covid-19 dan langkah China untuk memberlakukan UU Keamanan Nasional pada Hong Kong.

Beberapa ahli menyebut, hubungan dua kekuatan ekonomi dunia tersebut saat ini mengalami titik terendahnya. Bahkan pada pertengahan Mei, Presiden Donald Trump dengan berani mengatakan ia bisa memutuskan hubungan dengan Beijing.

Pompeo juga dikenal dengan berbagai pernyataan kerasnya terhadap China. Ia juga merupakan salah satu pejabat AS yang menyebut virus corona sebagai Virus China dan menyalahkan negeri tirai bambu tersebut atas menyebarnya Covid-19.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya