Berita

Penyidik senior KPK, Novel Baswedan saat disambangi para aktivis RMOL

Politik

Bersyukur Diperhatikan Aktivis, Novel Baswedan: Semoga Ke Depan Tak Ada Hukum Yang Dzolim

MINGGU, 14 JUNI 2020 | 20:31 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kunjungan sejumlah aktivis telah menguatkan moril penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan di mana dalam perkembangan kasusnya, penyiram air keras hanya dituntut 1 tahun penjara.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak termasuk juga tokoh-tokoh yang hadir yang telah memberikan perhatian, dukungan, dan keprihatinan terkait dengan apa yang saya alami sekarang ini," ucap Novel Baswedan di kediamannya di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Minggu (14/6).

"Terima kasih kepada semua pihak, kita bisa lihat banyak rakyat Indonesia yang merasakan bagaimana ketika keadilan atau nilai-nilai keadilan diinjak-injak dengan sembrono," sambung Novel.


Ia menilai, tuntutan yang diberikan Jaksa Penuntut Umum kepada dua terdakwa penyiraman air keras, ganjil dan jauh dari rasa keadilan.

"Saya berharap, semoga ke depan kita punya harapan untuk bisa mendapatkan wajah hukum yang baik. Dan semoga masyarakat ke depan bisa mendapatkan keadilan dengan sebaik-baiknya. Kita berharap tidak ada lagi orang mendapat kedzoliman dalam proses-proses hukum," pungkasnya.

Hadir sejumlah tokoh dalam pertemuan tersebut, di antaranya, mantan Jurubicara Presiden Abdurrahman Wahid alias Gusdur, Adhie Massardi; pakar hukum tata negara, Refly Harun; mantan Sekretaris Kementerian BUMN M Said Didu; Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Sumule; aktivis ProDEM Adamsyah Wahab, dan filsuf Universitas Indonesia (UI) Rocky Gerung, serta para tokoh lain.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ketua MPR Bicara Islam dan Kemajuan di Forum Mufti Dunia

Jumat, 12 Juni 2026 | 20:15

Cara Reaktivasi MyPertamina agar QR Code Aktif Lagi, Bisa Lewat Website dan Aplikasi

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:57

Dua Akses Stasiun MRT Dukuh Atas Ditutup Imbas Demo

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:54

Sinopsis Backrooms, Film Horor Adaptasi Serial YouTube yang Pecahkan Rekor Box Office

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:44

Demonstran Depan UOB

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:39

Palsukan Tanda Tangan, Bendahara BUMDes Diduga Korupsi Rp1,6 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:35

KPK Didesak Naikkan Status Pejabat DJBC Ahmad Dedi ke Penyidikan

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:32

BRI Gelontorkan Dana Rp500 Miliar untuk Buyback Saham

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:14

Jadwal Lengkap Fase Grup Piala Dunia 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:13

PDIP Diminta Tertibkan Kader Diduga Terlibat Program MBG

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:47

Selengkapnya