Berita

Sekretaris Komisi I DPRD Medan, Habiburrahman Sinuraya/Istimewa

Politik

Anggaran Gugus Tugas Medan Rawan Diselewengkan, DPRD Minta Kepolisian Turun Tangan

MINGGU, 14 JUNI 2020 | 04:40 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Selama hampir 4 bulan penanganan pandemik Covid-19, Pemerintah Kota Medan setidaknya telah menggunakan anggaran Rp 100 miliar. Namun, penggunaan anggaran ini sangat tertutup.

Oleh karena itu, Sekretaris Komisi I DPRD Medan, Habiburrahman Sinuraya, meminta kepolisian dan kejaksaan untuk melakukan pemeriksaan terhadap penggunaan anggaran penanggulangan Covid-19.

“Akibat pandemik Covid -19 ini kegiatan pembangunan di Medan terhenti, semua anggaran dialokasikan untuk menangani Covid-19. Jangan sampai wabah ini dijadikan ajang oleh oknum-oknum untuk mencari keuntungan pribadi, makanya kita desak aparat penegak hukum melakukan pemeriksaan,” katanya, Sabtu (13/6).


Menurut Habiburrahman, akses informasi tentang penggunaan anggaran penanganan covid-19 sangat tertutup.

“DPRD saja tidak dilibatkan, untuk apa saja anggaran digunakan. Anggaran Covid-19 ini besar, tapi pengawasan dari dewan tak ada,” ucapnya.

Nah, berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Medan hingga Sabtu (13/6), jumlah pasien positif mencapai 572.

”Ada 572 pasien positif Covid-19, di mana di rawat, siapa yang membiayai perawatan, kita tak tahu. Begitu juga pembelian alat rapid test, dan biaya swab pasien, siapa yang membiayai, tidak ada penjelasan resmi. Makanya perlu peran penegak hukum untuk melakukan pengawasan khususnya kepada koordinator atau penanggungjawab kegiatan di GTPP,” demikian Habib.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya