Berita

Ketua KPU RI, Arief Budiman/RMOL

Politik

PILKADA SERENTAK 2020

Pertahankan Partisipasi Pemilih Di Tengah Covid-19, Ini Dua Hal Yang Akan Dilakukan KPU

SABTU, 13 JUNI 2020 | 08:27 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada Serentak 2020 sudah siap dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) di tengah pandemik virus corona baru atau Covid-19.

Salah satu unsur yang paling penting dalam pesta demokrasi ini adalah keterlibatan masyarakat sebagai pemilih.

Ketua KPU RI, Arief Budiman menyatakan akan tetap mempertahankan partisipasi pemilih tinggi meski pelaksanaan pilkada tahun ini berbeda dari tahun-tahun.


"Ada dua yang harus kita perhatikan ya untuk menjaga partisipasi pemilih tetap tinggi," ujar Arief Budiman saat jumpa pers, di Kantor Pusat KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat malam (12/6).

Mantan anggota KPU Jawa Timur ini merinci dua hal yang dilakukan pihaknya untuk mempertahankan partisipasi pemilih. Pertama, dia menyebut kinerja KPU sebagai faktor utama ketertarikan masyarakat untuk memilih.

"Dari proses pemilunya yang selama ini sudah dilakukan oleh KPU. Bekerja dengan transparan, bekerja dengan penuh integritas, bekerja dengan profesional sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," ungkapnya.

Kemudian yang kedua adalah terkait dengan penyelenggaraan pilkada yang aman dari penularan dan penyebaran Covid-19. Arief Budiman menilai faktor keselamatan dan kesehatan menjadi prioritas yang akan dipastikan KPU.

"Terkait pandeminya ini dua hal yang kita perhatikan, tentang kesehatannya, tentang keselamatannya baik dari penyelenggara pemilu, peserat pemilu, maupun pemilih," sebutnya.

Adapun untuk memastikan keselamatan dam kesehatan penyelenggara, peserta dan pemilih, KPU akan segera merampungkan Peraturan KPU mengenai pelaksanaan pilkada di tengah bencana.

Namun untuk memastikan lebih jauh, KPU akan menyelenggarakan simulasi penyelenggaraan Pilkada di tengah Covid-19.

"Sebagai bagian dari kesiapan kami untuk melaksanakan pemilihan kepala daerah, dan karena ini ada tatanan baru, ada protokol baru di dalam pelaksanaannya, kami juga merencanakan melaksanakan simulasi, yang akan dilaksanakan pada bulan Juni," tutup Arief Budiman menambahkan.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Demokrat: Tidak Benar SBY Terlibat Isu Ijazah Palsu Jokowi

Rabu, 31 Desember 2025 | 22:08

Hidayat Humaid Daftar Caketum KONI DKI Setelah Kantongi 85 Persen Dukungan

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:57

Redesain Otonomi Daerah Perlu Dilakukan untuk Indonesia Maju

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:55

Zelensky Berharap Rencana Perdamaian Bisa Rampung Bulan Depan

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:46

Demokrasi di Titik Nadir, Logika "Grosir" Pilkada

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:37

Demokrat: Mari Fokus Bantu Korban Bencana, Setop Pengalihan Isu!

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:35

Setoran Pajak Jeblok, Purbaya Singgung Perlambatan Ekonomi Era Sri Mulyani

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:14

Pencabutan Subsidi Mobil Listrik Dinilai Rugikan Konsumen

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:02

DPRD Pastikan Pemerintahan Kota Bogor Berjalan

Rabu, 31 Desember 2025 | 20:53

Refleksi Tahun 2025, DPR: Kita Harus Jaga Lingkungan!

Rabu, 31 Desember 2025 | 20:50

Selengkapnya