Berita

Pakar ekonomi, Dradjad Wibowo/Net

Politik

Siap Jadi Tandem Rizal Ramli, Dradjad Wibowo Minta Debat Dengan Luhut Digelar Virtual Terbuka

SABTU, 13 JUNI 2020 | 02:09 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Tantangan debat yang disampaikan oleh Menteri Koordinator Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan telah direspon banyak pihak yang akan siap menghadapi debat tersebut.

Luhut pun sudah menjalankan diskusi tatap muka bersama dosen senior Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Djamester Simarmata. Namun, diskusi itu dilakukan secara tertutup.

Tantangan tersebut juga sudah diterima oleh senior ekonom, Rizal Ramli yang juga merupakan Menteri Keuangan era Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.


Namun, RR sapan akrabnya meminta agar Luhut didampingi oleh tim ekonomi kabinet Presiden Joko Widodo.

Hal itu pun ternyata juga direspon oleh pakar ekonomi, Dradjad Wibowo yang juga merupakan Ketua Dewan Pakar Partai Amanat Nasional (PAN).

Dradjad pun meminta agar debat dilakukan secara terbuka melalui layanan diskusi daring agar masyarakat dapat menyaksikan secara langsung debat tersebut.

"Tantangan Bang Luhut itu ya setiap saat siap. Tapi kalau saya minta harus terbuka pakai zoom, terbuka supaya masyarakat bisa melihat, pakai zoom supaya ada rekamannya gitu," ucap Dradjad Wibowo saat webinar bertema "Negara Harus Bagaimana Pasca Covid-19: Perspektif Hukum, Ekonomi dan Pendidikan" yang diselenggarakan oleh Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah NTB, Jumat (12/6).

Bahkan, Dradjad pun siap mendampingi Rizal Ramli jika debat betul terlaksana. Dradjad pun meminta agar Luhut didampingi oleh Sri Mulyani.

"Cuma masalahnya, Bang Luhut ini kan belajar dari beberapa ekonom, belajar dari yang lain, termasuk mungkin belajar dari Mba Sri Mulyani. Kalau menurut saya, ya sekalian saja nanti misalkan kalau jadi dengan Bang Rizal terbuka. Bang Luhut sama Mba Sri Mulyani kemudian Mas Rizal sama saya, itu kita berdebat terbuka di zoom," terang Dradjad.

Debat yang dilakukan secara terbuka, menurutnya, bertujuan agar masyarakat mengetahui siapa yang benar-benar memiliki konsep yang matang dalam persoalan ekonomi.

"Sehingga nanti kelihatan siapa yang konsepnya matang, siapa yang gak mateng, kelihatan apakah nanti Bang Rizal dan saya tuh hanya mengecap doang dan sebagainya akan kelihatan. Atau mungkin Bang Luhut informasinya mungkin kurang lengkap, bisa saja," katanya.

Bahkan, Dradjad menyebut jika debat terbuka terlaksana, ia akan menyampaikan data-data secara terbuka yang selama ini belum dibuka olehnya kepada publik.

"Dan kalau sudah diskusi terbuka pakai zoom, nanti saya akan buka-bukaan sedikit, karena ini kan masih banyak yang belum saya buka. Saya akan buka-bukaan sedikit, nah ya harus siap supaya masyarakat juga tau," pungkasnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya