Berita

Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet/RMOL

Politik

579 Pasien Masih Jalani Perawatan Di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet

JUMAT, 12 JUNI 2020 | 09:59 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Jumlah pasien rawat inap di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Jakarta masih bertambah. Total hingga Jumat (12/6),  pasien yang dirawat berjumlah 579 orang.

Perwira Penerangan Kogabwilhan-I Kolonel Marinir Aris Mudian mengurai bahwa jumlah tersebut terbagi menjadi dua kategori.

"RSD Wisma Atlet merawat pasien rawat inap sebanyak 579 orang, dengan kategori 334 pria dan 245 wanita," ujar Aris Mudian kepada wartawan, Jumat (12/6).


Lebih rinci, dia menyebutkan bahwa dari dua kategori tersebut tidak semua pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Ada yang merupakan pasien reaktif hasil rapid test, Pasien Dalam Pengawasan, dan Orang Dalam Pemantauan.

Aris Mudian mengatakan, dari hasil swab test tercatat pasien terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 558 orang. Kemudian pasien reaktif rapid test sebanyak 19 orang, PDP 2 orang, sementara pasien ODP nihil.

"Pasien swab positif bertambah 9 orang dari semula 549 orang menjadi 558 orang. Pasien reaktif rapid test bertambah 3 orang dari semula 16 orang menjadi 19 orang. Pasien PDP tetap 2 orang, dan pasien ODP mihil," bebernya.

Lebih lanjut, Aris Mudian menyampaikan akumulasi data pasien yang telah dirawat RSD Wisma Atlet sejak 23 Maret sampai dengan 11 Juni 2020. Diantaranya, pasien terdaftar ada 4.429 orang, pasien keluar 2.875 orang, dengan rincian pasien rujuk ke RS lain 130 orang, pasien pulang atau sembuh 2.750 orang, dan pasien meninggal 3 orang.

"Sehingga ada pasien tidak rawat inap sebanyak 967 orang selama periode tersebut," tambah Aris Mudian menutup. 

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya