Berita

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indarwati/Net

Politik

Penuhi Permintaan KPU, Kemenkeu Anggarkan Rp 102 Triliun Untuk Pilkada Tahap I

KAMIS, 11 JUNI 2020 | 17:48 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indarwati duduk bersama anggota Komisi II DPR dan juga Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian guna membahas anggaran Pilkada serentak 2020 secara virtual, Kamis (11/6).

Dalam rapat kerja bersama tersebut, Menkeu Sri Mulyani menyampaikan perihal penambahan anggaran pelaksanaan Pilkada 2020 tahap pertama sebesar Rp. 1,02 triliun dari APBN untuk 207 daerah yang melaksanakan pilkada serentak.

"Kami sekarang dalam posisi pertama mendapatkan hitungan, atau permintaan dari KPU langsung dilakukan rapat di internal Kemenkeu bersama Kemendagri. Rp. 4,77 triliun itu, tahap pertama Rp. 1,02triliun, Rp. 3,9 triliun tahap kedua, 4,6 triliun tahap ketiga," ujar Sri Mulyani, Kamis (11/6).


Pihaknya memutuskan untuk memberikan tahapan dalam proses penyaluran anggaran untuk Pilkada 2020 sebesar Rp.1,02 triliun atas permintaan KPU agar proses pilkada berjalan lancar.

"Dengan harapan tidak membuat proses yang KPU atau menurut Kemendagri juga bahwa tahapan dimulai 15 Juni," imbuhnya.

Mantan Direktur Bank Dunia ini juga memaparkan pengalokasian dana Rp. 1,02 triliun tersebut akan dijaga dengan ketat sambil terus melakukan review terhadap dokumen yang sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

"Memberikan kepastian proses pilkada yang akan dimulai pada 15 Juni bisa dimulai. Sementara untuk daerah, yang terus dilakukan identifikasi kami akan lakukan bersama Kemendagri, karena pilkada pada dasarnya dikenai APBD masing-masing," tandas Sri Mulyani.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya