Berita

Tangkapan layar data sebaran virus corona di kabupaten/kota di Kalimantan Selatan/RMOL

Politik

Seluruh Wilayah Kalsel Masuk Zona Merah, Ini Penjelasan Paman Birin

KAMIS, 11 JUNI 2020 | 12:58 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Data perkembangan penyebaran virus corona baru atau Covid-19 di provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengalami peningkatan yang signifikan.

Pada Rabu kemarin (10/6), jumlah kasus positif baru di Kalsel mencapai 127 kasus, sehingga totalnya hingga kini sebanyak 1.565 kasus positif.

Dari angka tersebut, Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor mengatakan bahwa kasus positif di wilayahnya tersebar di seluruh kabupaten/kota. Bahkan dia mengatakan bahwa seluruhnya masuk ke dalam kategori zona merah, atau rawan peningkatan kasus positif.


"Kalau zona merah sampai hari ini Kalsel kena 13 kabupaten/kota ya. Seluruhnya kabupaten/kota," ujar Sahbirin Noor dalam jumpa pers virtual bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Kamis (11/6).

Dalam perkembangannya, Sahbirin mengaku telah menyiapkan sejumlah instrumen pencegahan untuk meminimalisir angka penularan. Salah satunya adalah menggiatkan sosialisasi dan edukasi protokol kesehatan Covid-19.

"Dan tentu saja kita melakukan langkah pencegahan, dengan melakukan penyuluhan melalui radio, televisi spanduk-spanduk dan sebagainya. Bahwa ini kita sedang dilanda wabah penyakit corona," terang pria yang akrab disapa Paman Birin.

"Dan penyakit ini menyerang orang melalui mulut hidung dan mata. Maka arahan dari pemerintah pusat jaga jarak, pakai masker tetap di rumah inilah yang di boomingkan di seluruh Kalimantan Selatan," sambungnya.

Selain itu, Paman Birin bersama jajaran Gugus Tugas Daerah Kalsel berupaya melakukan pelacakan (tracing) terhadap pembawa virus atau carier yang masih beraktivitas di lingkungan masyarakat.

"Kita berupaya ketika mendapat informasi dari pakar epidemiologi mencoba melakukan hal-hal yang sifatnya terarah, melalui strategi tracking atau tracing dan karantina juga setelah kita melalukan tracing tersebut, tentu ada langkah-langkah yang kita ambil," tuturnya.

Setelah itu, Paman Birin menyebutkan bahwa pemeriksaan infeksi Covid-19 berupa rapid test dilakukan untuk menemukan warganya yang terinfeksi untuk kemudian segera diisolasi. Langkah ini menjadi sebab Kalimantan Selatan masuk ke zona merah.

“Zona merah di Kalsel karena hasil kerja tim kita, khsususnya yang melakukan rapid test. Ini hasil yang bisa cepat kita tahu. Dan kita segera berupaya melalukan ataupun memutus mata rantai penularan virus ini," demikian Sahbirin Noor.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya