Berita

Ketua DPP PDIP, Djarot Syaiful Hidayat/Net

Politik

Tanggapi Kritik Natalius Pigai, Djarot PDIP: Biarin Aja, Kita Enggak Kenal Juga

RABU, 10 JUNI 2020 | 19:53 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Mantan aktivis Komnas HAM asal Papua Natalius Pigai mengatakan bahwa PDI Perjuangan hanya mencetak kader pembuat drama politik.

Pernyataan itu muncul setelah adanya teguran Pangdam Brawijaya Mayjend Widdoo kepada Walikota Surabaya Tri Rismaharini yang dinilai kurang serius menangani virus corona baru (Covid-19).

Menyikapi hal tersebut Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saifullah Hidayat tidak mau menanggapi serius pernyataan Pigai yang dapat merusak kesolidan kader PDI Perjuangan.


“Hahahaha. Biar aja, kita enggak kenal juga. Pendapat orang beda-beda. Enggak usah ditanggapi to. Biarin aja,” ujar Djarot saat dikonfirmasi Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (10/6).

Sebelumnya, aktivis kemanusiaan asal Papua, Natalius Pigai menunjukkan kekecewaannya kepada PDI Perjuangan yang menjadi parpol pengusung Walikota Surabaya tersebut.

Pigai menilai, selama 10 tahun terakhir memimpin Kota Pahlawan, kesan yang muncul justru PDIP hanya mencetak kader pembuat drama. Pigai melihat kepemimpinan Risma nampak tidak profesional dan tak bisa menjadi pemimpin yang berwibawa.

“Saya tidak salahkan ibu Risma. Kecewa, PDIP 10 tahun pimpin hanya produksi kader pembuat drama. Tidak profesional dan tidak berwibawa," ucap Natalius Pigai melalui akun Twitter pribadinya, Rabu (10/6).

Pigai bahkan menegaskan, partai berlambang banteng moncong putih itu bukan parpol unggulan di wilayah Papua. Faktanya, dari 30 bupati di provinsi paling timur tersebut hanya 1 bupati yang berasal dari PDIP.

“Itu sebabnya di Papua kader PDIP hanya 1 Bupati dari 30 Bupati. PDIP kami tidak pakai dantidak laku," tandasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya