Berita

Natalius Pigai sindir PDIP yang jadi minoritas di antara kepala daerah di Papua/Net

Politik

Pangdam Brawijaya Tegur Risma, Natalius Pigai: PDIP Hanya Produksi Kader Pembuat Drama

RABU, 10 JUNI 2020 | 15:04 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Teguran keras disampaikan Pangdam Brawijaya, Mayjen Widodo Iryansyah, kepada Walikota Surabaya Tri Rismaharini dan 2 kepada daerah lain di Surabaya Raya. Menurut Widodo, ketiga kepala daerah di Surabaya Raya kurang serius dalam menangani pandemik Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Widodo saat mengikuti rapat koordinasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jawa Timur, Senin kemarin (8/6).

"Saya minta untuk menyelesaikan masalah Covid-19 ini jangan cuma pakai data, fakta, atau drama dan sebagainya. Mari kita real semuanya," tegur Widodo.

Menanggapi teguran keras Pangdam Brawijaya terhadap Risma, mantan anggota Komisi Hak Asasi Manusia, Natalius Pigai, menunjukkan kekecewaannya kepada PDI Perjuangan yang menjadi parpol pengusung Walikota Surabaya tersebut.

Selama 10 tahun terakhir, menurut Pigai, PDIP hanya mencetak kader pembuat drama. Tanpa ada profesionalitas dan tak bisa menjadi pemimpin yang berwibawa.

"Saya tidak salahkan ibu Risma. Kecewa, PDIP 10 tahun pimpin hanya produksi kader pembuat drama. Tidak profesional & berwibawa," ucap Natalius Pigai melalui akun Twitter pribadinya, Rabu (10/6).

Pigai bahkan menegaskan, partai berlambang banteng moncong putih itu bukan parpol unggulan di wilayah Papua. Faktanya, dari 30 bupati di provinsi paling timur tersebut hanya 1 bupati yang berasal dari PDIP.

"Itu sebabkan di Papua kader PDIP hanya 1 Bupati dari 30 Bupati. PDIP kami tidak pake & tidak laku," tandasnya.

Populer

Pemprov DKI Kembali Berduka, Gubernur Anies: Segera Ambil Wudhu Dan Shalat Ghaib Untuk Almarhum M. Hermawan

Sabtu, 19 September 2020 | 13:59

Datangi TPU Pondok Ranggon Jelang Tengah Malam, Anies Dapat 'Pesan' Dari Penggali Kubur

Minggu, 20 September 2020 | 00:21

Dikeroyok Pemerintah Pusat? Anies Baswedan: Mengapa Selalu Aku Yang Mengalah

Rabu, 16 September 2020 | 11:25

Satgasus Cakra Buana PDIP Minta Jokowi Bertaubat Ketimbang Lakukan Reshuffle

Rabu, 16 September 2020 | 09:59

Berkas Rampung, Jaksa Pinangki Segera Diseret Ke Meja Hijau

Rabu, 16 September 2020 | 00:57

Adhie Massardi: Jika 1 Dolar AS Sudah Rp 10 Ribu Berarti Kita Punya Presiden Yang Benar

Jumat, 11 September 2020 | 08:55

Arief Poyuono: Kalau Nyapres Lagi, Prabowo Subianto Butuh Kepastian Hukum Tidak Terlibat Pelanggaran HAM

Rabu, 16 September 2020 | 15:21

UPDATE

Pakar Hukum: Penundaan Pilkada Berpotensi Melanggar Hak Konstitusional

Senin, 21 September 2020 | 02:41

Perdana Bicara Di PBB, Pimpinan MPR Berharap Jokowi Tegas Soal OPM

Senin, 21 September 2020 | 02:11

Giliran MUI Bersikap, Minta Pilkada Di Tengah Pandemi Dikaji Ulang

Senin, 21 September 2020 | 01:44

Jadi Timses Mantu Jokowi, Ini Penjelasan Jubir Sandiaga

Senin, 21 September 2020 | 01:30

Amini JK Soal Penundaan Pilkada, Komisi II: Perppu Pilkada Bukan Al Quran Yang Tak Bisa Diubah

Senin, 21 September 2020 | 00:54

Andre Rosiade: Koar-koar Ahok Hambat Investor Masuk, Baiknya Dicopot Saja

Senin, 21 September 2020 | 00:33

Menurut Pimpinan Komisi IV DPR, Banyak Orang Berilmu Tapi Tidak Percaya Corona

Senin, 21 September 2020 | 00:07

Hadiri Pertemuan G20, Sri Mulyani: Pandemi Covid-19 Adalah Wake Up Call Pentingnya Investasi

Minggu, 20 September 2020 | 23:40

Ridwan Kamil: Melawan Covid-19 Itu Seperti Perang, Semua Harus Bela Negara

Minggu, 20 September 2020 | 23:20

Komisi II DPR Minta Pemerintah Terbitkan Perppu Penegakan Disiplin Pelanggaran Protokol Kesehatan Covid-19

Minggu, 20 September 2020 | 22:45

Selengkapnya