Berita

Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Fadli Zon/Net

Politik

Fadli Zon: Yang Terbaik Presidential Threshold 0 Persen Agar Hidangan Demokrasi Banyak

SELASA, 09 JUNI 2020 | 11:06 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Dukungan agar presidential threshold atau ambang batas pencalonan presiden 0 persen terus berdatangan.

Kali ini dukungan disuarakan Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Fadli Zon. Menurutnya, PT 0 persen merupakan langkah yang terbaik.

“Menurut saya yang terbaik presidential threshold nol persen,” ujarnya kepada dalam akun Twitter pribadi, Selasa (9/6).


Jika harus ada pembatasan, Fadli Zon meminta agar tidak lebih dari 10 persen. Sebab dengan begitu, nantinya akan banyak calon presiden dan wakil presiden yang muncul, sehingga rakyat punya banyak alternatif pilihan.

“Kalau harus ada pembatasan ya maksimum 10 persen. Agar lebih banyak pilihan di meja hidangan demokrasi,” tutupnya.

Pernyataan Fadli Zon ini merupakan respons atas dukungan tokoh senior DR. Rizal Ramli pada filsuf asal UI Rocky Gerung dan pakar hukum tata negara Zainal Arifin Moctar yang berencana mengajukan judicial review ke Mahkamah Konstitusi terkait ketentuan presidential threshold (PT).

“Saya dukung upaya tersebut,” kata Rizal Ramli.

Menurutnya, threshold presiden pada hakekatnya adalah alat bagi oligarki untuk mempertahankan kekuasaaa. Mereka tidak menghendaki putra-putri terbaik bangsa menjadi pemimpin.

“Threshold juga menjadi sekrup pemerasan, alat untuk memaksa kepala daerah membayar upeti pada partai. Inilah basis demokrasi kriminal,” demikian Menko Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid itu.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya