Berita

Puing-puing pesawat Malaysia Airlines yang jatuh usai ditembak rudal/Net

Dunia

Sempat Tertunda Karena Corona, Sidang Kasus Penembakan Pesawat Malaysia Airlines MH17 Kembali Digela

SENIN, 08 JUNI 2020 | 17:24 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Persidangan kasus penembakan pesawat Malaysia Airlines dengan kode penerbangan MH17 di langit Ukraina bagian timur kembali digelar pada Senin (8/6).

Persidangan yang berlangsung di Pengadilan Internasional Den Haag, Belanda, sendiri sebelumnya ditunda karena pandemik Covid-19.

Sesuai dengan protokol kesehatan, lima hakim duduk dengan dipisahkan kaca. Hanya 30 orang yang diizinkan untuk masuk ke ruang sidang, termasuk keluarga dan pengacara yang tetap mengikuti aturan jarak sosial.


Sudah enam tahun, empat terdakwa diadili oleh penyelidik internasional dari Belanda, Belgia, Australia, Ukraina, dan Malaysia.

Sebagai kilas balik, pada 17 Juli 2014, pesawat Boeing 777 milik Malaysia Airlines yang terbang dari Amsterdam menuju Kuala Lumpur jatuh usai ditembak dengan rudal BUK buatan Rusia. Insiden tersebut membuat 298 orang meninggal dunia.

Dilaporkan Reuters, penyelidik mengungkap, peluncur rudal berasal dari pangkalan militer Rusia tepat di seberang perbatasan.

Belanda menganggap Rusia bertanggung jawab, tetapi Kremlin secara konsisten membantah keterlibatannya.

Hingga saat ini, para terdakwa, yaitu Sergey Dubinsky, Oleg Pulatov dan Igor Girkin dari Rusia serta Leonid Kharchenko dari Ukraina masih bebas berkeliaran. Pulatov adalah satu-satunya yang telah menunjuk tim pengacara, dan yang lainnya diadili secara in absentia.

Persidangan pada Senin sendiri masih bersifat prosedural, di mana substansi belum dapat disajikan.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya