Berita

British Airways/Net

Dunia

Maskapai Inggris Menentang Aturan Pemerintah Yang Berlakukan Karantina Dua Minggu Untuk Pelancong Yang Datang

SENIN, 08 JUNI 2020 | 08:54 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

British Airways (BA) mengajukan proses hukum terhadap pemerintah Inggris atas aturan karantina yang diberlakukan hari ini.

Dalam aturan itu, Pemerintah Inggris akan mewajibkan pelancong yang datang dari luar negeri untuk melakukan karantina selama dua minggu.

Pemilik BA, International Airline Group (IAG), telah mengirimkan surat protokol tindakan pra-pemerintah, sebagai langkah pertama dalam uji materi, pada hari Jumat. Surat IAG ditandatangani bersama oleh sesama maskapai di Inggris. Isi surat itu mengatakan bahwa kebijakan pemerintah sangat tidak adil dan peemrintah telah gagal.  


Keputusan untuk mengkarantina pelancong selama dua minggu akan memperburuk citra Inggris, yang artinya Inggris telah gagal menangani wabah virus corona.

"Dalam pandangan kami, Pemerintah telah gagal mengidentifikasi pembenaran yang valid. Terutama mengingat sifat yang sangat parah dari ketentuan isolasi diri yang berlaku. Ini sanga tidak adil," isi surat itu seperti dikutip dari Anadolu, Minggu (7/6).

Ada kekhawatiran kebijakan itu dapat menghancurkan prospek pemulihan di industri penerbangan.

Kepala Eksekutif IAG Willie Walsh sebelumnya menyatakan bahwa kebijakan pemerintah amat ‘mengerikan’.

"Kami pikir itu tidak rasional dan tidak proporsional. Kami sedang mempertimbangkan tantangan hukum untuk undang-undang ini,” ujar Walsh.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya