Berita

Protes anti-rasisme penolakan aneksasi Tepi Barat oleh warga Israel/Net

Dunia

Ikut Protes Anti-Rasisme, Warga Israel Tolak Rencana Aneksasi Tepi Barat: Palestinian Lives Matter

MINGGU, 07 JUNI 2020 | 06:55 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Protes anti-rasisme di Amerika Serikat (AS) telah menjalar ke beberapa negara lain. Isu-isu terkait rasisme dan diskriminasi diangkat oleh warga sembari turun ke jalan.

Di Israel, ribuan warga berdemonstrasi bukan hanya untuk menuntut keadilan atas kematian pria AS berkulit hitam, George Floyd. Namun untuk menentang rencana aneksasi Tepi Barat oleh Perdana Menteri benjamin Netanyahu.

Dengan masker dan aturan jaga jarak, yang terkadang tidak dipatuhi, demonstran berkumpul. Beberapa mengibarkan bendera Palestina dan Israel.


Dari banyaknya demonstran juga terlihat spanduk bertuliskan "Palestinian Lives Matter". Slogan tersebut berasal dari "Black Lives Matter" yang digunakan dalam protes anti-rasisme di AS saat ini.

Demonstrasi di Israel juga telah mendapat perhatian mantan kantidat Presiden AS dari Partai Demokrat, Senator Bernie Sanders.

"Tidak pernah lebih penting untuk membela keadilan, dan untuk memperjuangkan masa depan yang kita semua pantas dapatkan," kata Sanders dalam sebuah video seperti dikutip Reuters.

"Terserah kita semua untuk berdiri di hadapan para pemimpin otoriter dan membangun masa depan yang damai bagi setiap warga Palestina dan setiap warga Israel," tambahnya.

Berdasarkan hasil jajak pendapat, sekitar setengah penduduk Israel memang menentang rencana Netanyahu untuk menganeksasi Tepi Barat yang diduduki oleh Palestina sesuai dengan kesepakatan 1967.

Sebelumnya, Netanyahu sudah menetapkan 1 Juli sebagai tanggal untuk memulai rencananya.

Rencana aneksasi Tepi Barat sendiri sebagai bagian dari rencana perdamaian Timur Tengah yang diumumkan oleh Presiden AS Donald Trump awal tahun.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya