Berita

Febri Hariyadi membantah dirinya jadi incaran klub Thailand/Net

Sepak Bola

Dikabarkan Diminati Klub Thailand, Febri Hariyadi Dan Direktur Persib Sama-sama Membantah

SELASA, 02 JUNI 2020 | 15:45 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Suasana di internal Persib Bandung tengah sedikit gerah. Hal ini disebabkan oleh rumor yang menyebut winger andalan Febri Hariyadi tengah diminati klub besar Thailand, Muangthong United FC.

Kabar ini bermula dari cuitan jurnalis ESPN yang juga penulis di laman Thaifooty.com, Paul Murphy. Dia menyebut Muangthong ingin merekrut winger Persib tersebut.

"Winger Persib yang juga pemain Tim Nasional Indonesia dikaitkan akan pindah ke Muang Thong United," tulis Paul, Minggu (31/5).


Kabar ini kontan dibantah oleh menajemen Maung Bandung. Direktur PT PBB yang menaungi Persib, Teddy Tjahjono, dengan tegas membantah kabar tersebut.

"Rumor tersebut tidak benar," tegas Teddy kepada awak media, Senin (1/6).

Teddy juga memastikan hingga saat ini Persib belum menerima surat apa pun soal ketertarikan Muangthong United FC terhadap Febri.

"Kami tidak menerima surat atau informasi apa pun mengenai hal ini" imbuhnya.

Febri sendiri langsung merespons cepat kabar terkait dirinya. Seperti ingin meredakan suasana yang terlanjur ramai, Febri menegaskan dirinya tak akan bergabung dengan klub Thailand.

"Assalammualaikum wr wb. Selamat siang. Hanya ingin meluruskan berita yang rumor saya gabung ke klub Thailand tidak benar. Sampai sekarang pun saya tidak pernah menerima tawaran tersebut baik dari management maupun klub tersebut. Terima kasih ya, tetap sehat dan jangan lupa selalu berolahraga,” tulis Febri Hariyadi melalui InstaStory @febrihariyadi13, Selasa (2/6).

Febri merupakan salah satu pemain binaan asli Persib yang makin moncer di pentas sepak bola nasional. Tak hanya jadi pemain andalan Maung Bandung, Febri juga jadi langganan di Timnas Indonesia.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya