Berita

Din Syamsuddin/Net

Politik

Dipojokkan Ade Armando, Din Syamsuddin: Semoga Beliau Kembali Ke Jalan Yang Benar

SENIN, 01 JUNI 2020 | 18:16 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tokoh bangsa, Prof. Din Syamsuddin enggan menanggapi panjang pernyataan provokatif bernada kebencian yang disampaikan pengamat politik, Ade Armando dalam postingan di Facebook pribadinya beberapa jam lalu.

Menurut mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah ini, jika dia menanggapi pernyataan provokatif Ade Armando, maka hanya akan merendahkan harkat dan martabatnya karena telah menanggapi pernyataan yang tidak berdasar, dan bernuansa kebencian.

"Maaf saya tidak ada waktu menanggapi pernyataan seperti itu, karena tidak ingin merendahkan derajat dan martabat diri," ujar Din Syamsuddin kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Senin (1/6).


Ketua Dewan Pertimbangan MUI ini justru mendoakan agar yang bersangkutan mendapatkan hidayah dari Allah SWT agar kembali ke jalan yang benar.

"Saya berdoa semoga Allah SWT memberi hidayah kepada beliau untuk kembali ke jalan yang benar," demikian Din Syamsuddin.

Ade Armando dalam postingan Facebook menyebut ormas Islam Muhammadiyah telah menggulirkan wacana pemakzulan kepala negara dalam hal ini Joko Widodo.

Tidak hanya itu, dia bahkan menyebut Din Syamsuddin dengan sebutan yang tidak etis, yaitu "Si Dungu", sambil menautkan pamflet sebuah acara diskusi yang mana Din Syamsuddin menjadi keynote speech dalam acara tersebut.

"Isu pemakzulan Presiden digulirkan Muhammadiyah. Keynote speakernya Din Syamsudin, si dungu yang bilang konser virtual corona menunjukkan pemerintah bergembira di atas penderitaan rakyat," tulis Ade Armando dalam status Facebook, Senin (1/6).

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya