Berita

Co-Founder AB Jaya Initiative Education Philanthopy Badrus Sholeh/Net

Politik

Hari Lahir Pancasila Mometum Bersatu Melawan Covid-19

SENIN, 01 JUNI 2020 | 13:52 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pancasila adalah satu-satunya ideologi pemersatu bangsa Indonesia. Sebelum Pancasila disepakati menjadi dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia, masyarakat terbelah dan terpecah menurut etnis, agama, dan golongan.

Begitu ujar Co-Founder AB Jaya Initiative Education Philanthopy Badrus Sholeh kepada redaksi, Senin (1/6).

Dia mengurai bahwa di tahun di 1908 Dr. Wahidin Soedirohoesodo menggelorakan semangat kebersamaan melalui organisasi Budi Utomo.


Kemudian semangat itu berlanjut pada 1928, tepatnya saat pemuda dari berbagai etnis melahirkan gerakan Sumpah Pemuda. Mereka menyerukan persatuan atas keberagaman suku dan bahasa, berkobar semangat Satu Bangsa, Satu Tanah Air, dan Satu Bahasa Indonesia.

“Melalui proses panjang perdebatan, pada 1 Juni 1945 lahirlah Pancasila sebagai satu-satunya ideologi dan dasar negara Republik Indonesia,” tegas Badrus Sholeh.

Mukadimah ini disampaikan Badrus Sholeh untuk mengajak semua elemen bangsa menjadikan momentum Hari Lahir Pancasila untuk bersama-sama melawan sebaran Covid-19. Di mana per 31 Mei, sebaran corona telah mendapai 26.473 kasus, dengan 7.308 dinyatakan sembuh dan 1.613 orang meninggal dunia.

AB Jaya Initiative Education Philanthopy, sambung Badrus Sholeh meminta semua individu untuk tidak suasana demi kepentingan pribadi dan kelompoknya.

“Mari jadikan peringatan Hari Lahir Pancasila untuk menjaga kesatuan dan persatuan bangsa, memelihara kebersamaan dalam upaya mengatasi pandemik Covid-19 di Indonesia,” tegasnya.

Dia ingin agar semua pihak mencegah terjadinya kegaduhan masyarakat dan politik, termasuk upaya menjatuhkan pemerintah yang sah melalui wacana pemecatan dan pemakzulan presiden.

“Menjaga komunikasi politik santun dan dakwah yang menyejukkan bagi keharmonisan masyarakat dan bangsa Indonesia,” tekannya.

Lebih lanjut, dosen hubungan internasional di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta itu mengajak untuk menjadikan Pancasila sebagai satu-satunya ideologi dan dasar negara Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Adapun upaya untuk mengembangkan ideologi berdasarkan agama dan etnis, termasuk khilafah harus dianggap sebagai bentuk pelanggaran konstitusi negara.

Terakhir, AB Jaya Initiative Education Philanthopy sebagai organisasi non pemerintah dalam bidang pendidikan, sosial, dan ekonomi, meminta semua pihak memberi kewenangan penuh pada pemerintah untuk menyelenggarakan pendidikan. Tentunya dengan catatan memperhatikan dampak Covid-19 bagi peserta didik.

“Sebab masih banyak sekolah, baik negeri maupun swastam yang belum memiliki cukup sumber daya untuk menunjang proses belajar mengajar yang sehat dalam mencegah dampak Covid-19,” tutupnya.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Nasib Pengalihan Utang Whoosh Tak Jelas, Ini Penjelasan Wamenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 22:20

Ombudsman Soroti Masa Sanggah Data Rumah Rusak Gempa NTT Terlalu Singkat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:55

KPK Dalami Pengurusan HGB PT Bela Parahiyangan hingga ke Pusat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:36

Rafyq Pandjaitan Terpilih Ketua KWP, Ariawan Titip Pesan Ini

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:50

KBRI Singapura Tak Punya Dokumen Pendidikan Gibran

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:20

Jenderal Sigit jadi Bidak Benteng dalam Catur Pemerintahan Prabowo

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:57

Hatta Rajasa Pastikan Wantimpres Beri Nasihat Berkualitas untuk Presiden

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:44

Kapolri Berganti, Jenderal Sigit Serahkan Panji Tribrata ke Jenderal Suyudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:40

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Bersama UI, Peradi Profesional Bidik Pendidikan Advokat Lebih Berkualitas

Jumat, 02 Oktober 2026 | 18:51

Selengkapnya