Berita

Walikota Surabaya, Tri Rismaharini, saat pidato secara live di media sosial pada peringatan HJKS ke-727/RMOLJatim

Politik

Risma Sebut Warga Surabaya Telah Amalkan Pancasila Selama Pandemik Covid-19

SENIN, 01 JUNI 2020 | 08:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Walikota Surabaya, Tri Rismaharini, mengajak masyarakat untuk bergandengan tangan melawan pandemik virus corona baru atau Covid-19.

Hal ini disampaikan Risma saat merayakan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-727 secara daring di dapur umum penanganan Covid-19, halaman Balai Kota Surabaya, Minggu (31/5).

“Marilah kita meneguhkan persatuan dan kesatuan segenap insan di Kota Surabaya. Kini saatnya kita berdiri bersama, bergandengan tangan, dan untuk membuat kita tetap bersemangat, mari kita pekikan, 'Kita Bersaudara dan Siap Menang Melawan Covid-19',” tegasnya. dikutip Kantor Berita RMOLJatim.


Presiden UCLG ASPAC ini juga mengaku sangat bersyukur warga Kota Surabaya mampu mengamalkan nilai–nilai yang terkandung dalam Pancasila di masa pandemik Covid-19 ini.

Sebagaimana sila pertama yang telah diamalkan oleh seluruh warga Kota Surabaya dengan tetap beribadah kepada Tuhan Yang Maha Esa di rumah masing-masing.

“Hal ini sesuai dengan larangan melaksanakan ibadah di tempat ibadah selama pandemik, yang diharapkan dapat mencegah penyebaran virus Covid-19 ini,” kata dia.

Selanjutnya dalam sila kedua, ia mengaku melihat terus menerus warga kota aktif dan mandiri secara individu ataupun dalam komunitas melakukan beragam kegiatan kemanusiaan, menolong satu sama lain walaupun tidak ada imbauan atau edaran dari Pemerintah Kota Surabaya.

Selain itu, cobaan pandemik ini juga melahirkan semangat untuk meningkatkan kembali rasa persaudaraan antarsesama warga Kota Surabaya, dengan kecerdasan intelektual yang dilandasi jiwa kemanusiaan yang tinggi dan tidak mengucilkan atau memusuhi penderita, namun mendampingi para penderita dengan semangat dan perhatian.

“Ini membuktikan bahwa warga Kota Surabaya sangat toleran dalam semangat kebersamaan sebagaimana dicontohkan para pejuang yang telah berjuang tanpa rasa takut dan tanpa menghitung akan dapat apa. Kondisi inilah yang membuat kondisi di Kota Surabaya relatif lebih tenang dan kondusif,” ujarnya.

Risma juga memastikan bahwa warga Kota Surabaya sudah membumikan sila ketiga, di mana jiwa persatuan, dan rasa kebersamaan serta gotong rotong segenap elemen masyarakat dalam menghadapi pandemi terus ditonjolkan.

Buktinya, bantuan yang bermanfaat dari berbagai elemen masyarakat terus mengalir ke Balai Kota Surabaya dan kemudian segera disalurkan ke yang membutuhkan. Baik untuk keperluan medis atau bahkan makanan.

“Untuk itu izinkan saya mengucapkan terima kasih kepada semua elemen yang bergotong royong bersama sama berjuang melawan Pandemi ini,” imbuhnya.

Risma menjelaskan, warga kota juga sudah menerapkan sila keempat yang diwujudkan melalui peran serta tokoh masyarakat, tokoh agama, Ketua RT/RW. Mereka menjadi pemimpin di dalam mengatasi berbagai persoalan kemasyarakatan, permasalahan sosial, ekonomi juga permasalahan untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 di lingkungan masing-masing.

“Dukungan dari pemimpin-pemimpin kemasyarakatan ini sangat besar pengaruhnya bagi perkembangan dan kemajuan Kota Surabaya,” ujarnya.

Selanjutnya, sila kelima dijalankan melalui usaha secara individu maupun kelompok, untuk berjuang sekuat tenaga keluar dari dampak pandemi.

Hal ini menjadi landasan bersama untuk kembali bergerak maju melanjutkan capaian-capaian menarik yang telah diraih Surabaya sebelumnya.

Oleh karena itu, Risma berharap warga Kota Surabaya harus menjadi bangsa pemenang dan bukan bangsa pecundang.

Ia juga berharap warga bisa menjadi tuan dan nyonya, jangan hanya menjadi penonton apalagi hamba sahaya semata di kota sendiri, hanya karena kurangnya persiapan yang dilakukan.

“Semoga arek-arek Surabaya dapat terus bekerja keras secara inovatif, kreatif, dan penuh disiplin untuk meraih prestasi sesuai minat dan bakatnya, dengan manfaatkan Surabaya Ecosystem. Kita semua mengemban misi bersejarah 'menjadi pemenang' dalam persaingan global pascapandemik Covid-19,” pungkasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya