Berita

Bisnis

Tetap Produktif Di Masa Covid-19, BTN Tawarkan Program Ketupat Beruntung

JUMAT, 29 MEI 2020 | 12:06 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Pandemi Covid-19 di Indonesia tidak mengurangi produktivitas PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk dalam memasarkan produk maupun layanan kreditnya.

Bank yang fokus di pembiayaan sektor properti itu tetap aktif menawarkan kemudahan-kemudahan pembiayaan bagi para nasabahnya melalui berbagai program menarik. Paling anyar adalah Program Pembiayaan bertajuk “Ketupat Beruntung”.
 
Executive Vice President Non Subsidized Mortgage &Personal Lending Division (NSLD) Bank BTN Suryanti Agustinar menjelaskan, program Ketupat Beruntung Bank BTN sengaja diluncurkan guna membantu masyarakat memberikan kemudahan dan keringanan kepada konsumen untuk memiliki hunian idaman pada Bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1441 H (2020), meski berada dalam keterbatasan beraktivitas di masa pandemi Covid-19.    


"Melalui Ketupat Beruntung Bank BTN, kami memberikan banyak keuntungan kepada nasabah yang melakukan akad Kredit Kepemilikan Rumah maupun Apartemen (KPR/KPA), Kredit Agunan Rumah (KAR), dan Kredit Ringan (KRING) dengan fasilitas Kredit Tanpa Agunan. Program ini berlaku bagi nasabah yang melakukan akad kredit 1 April �" 30 Juni 2020,” ujar Yanti di Jakarta beberapa waktu lalu.  

Program ini mempunyai beberapa keunggulan. Antara lain, lanjut Yanti, jangka waktu kredit yang lebih panjang, untuk KPR mencapai 30 tahun dan KPA 20 tahun. Ketupat Beruntung juga menawarkan berbagai gimmick menarik berupa diskon biaya provisi dan administrasi serta voucher belanja ratusan ribu rupiah.

Peserta program ini mendapatkan diskon biaya provisi dan administrasi sebesar 50% dan voucher sampai dengan Rp500 ribu. Bahkan untuk Ketupat Beruntung KRING calon debitur berkesempatan mendapatkan parcel lebaran berupa sembako senilai sampai dengan Rp200 ribu.

Menurut Yanti, inovasi pemasaran melalui berbagai kemudahan pembiayaan bagi masyarakat terus ditawarkan Bank BTN lantaran kebutuhan hunian secara nasional yang cukup besar seiring terus bertambahnya jumlah penduduk.

"Kami berharap, Program Ketupat Beruntung Bank BTN dapat memberikan benefit bagi debitur di tengah momen Ramadhan dan Idul Fitri yang berada dalam suasana pandemi Covid-19," ujar dia.

Ditambahkan, Program Ketupat Beruntung Bank BTN merupakan wujud nyata kepedulian perseroan dalam membantu meringankan beban masyarakat mengadapi situasi ekonomi sulit akibat pandemi Covid-19.

"Karena itu, target penambahan komitmen kredit baru yang kami tentukan dari program ini cukup moderat, yakni sebesar Rp1 triliun hingga Juni 2020," pungkas Yanti.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Hotel Bumi Wiyata Komitmen Penuhi Hak 104 Pekerja Sesuai Ketentuan

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:31

Sinopsis Reawakened Man, Kisah Pemuda yang Hidup Kembali Setiap 3 Hari

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:23

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus ATR/BPN ke Muktamar NU

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Komisi II Didorong Bentuk Pansus untuk Tindaklanjuti Putusan MK Terkait Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:19

Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Ini Daftar Trofi dan Prestasinya

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:10

Kemenkop Buka Suara soal Mekanisme Pembayaran Gaji ASN Lewat Koperasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:02

8 Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat hingga Akhir 2026, Ada BSU hingga Beras 30 Kg

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:48

Mantan Kacab Jasindo Dipanggil KPK di Kasus Pencairan Komisi Fiktif PT Pelni

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:46

Deretan Pengusaha Rokok Kembali Diperiksa KPK di Kasus Bea Cukai

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:35

Selengkapnya