Berita

Anggota Komisi V DPR RI Irwan Fecho/Net

Politik

Irwan Fecho: Rencana New Normal Tanda Pemerintah Kibarkan Bendera Putih

RABU, 27 MEI 2020 | 09:52 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

New normal yang direncanakan pemerintah bukan merupakan tanda kemenangan melawan wabah virus corona baru atau Covid-19. Sebaliknya, rencana itu justru menunjukkan bahwa Presiden Joko Widodo dan jajaran sudah angkat bendera putih.

Begitu kata anggota Komisi V DPR RI Irwan Fecho merespons aksi Presiden Joko Widodo yang sempat meninjau kesiapan protokol new normal di Stasiun MRT di Jakarta dan sebuah mal di Bekasi, Jawa Barat.

"New Normal bentuk kekalahan perang pemerintah lawan Covid-19," tegas politisi Demokrat itu.


Menurutnya, filosofi dari diksi “new normal” harus dipahami secara mendalam oleh pemerintah. Situasi normal adalah kondisi di mana Covid-19 belum mewabah di Indonesia.

Artinya, jika ingin menetapkan situasi new normal, maka pemerintah harus pertama-tama tegas dan fokus menurunkan angka penularan Covid-19 di Indonesia yang bertambah secara eksponensial setiap harinya.

Setelah melewati puncak dan kurvanya menurun atau melandai mendekati situasi normal, maka status baru tersebut bisa untuk mulai dipertimbangkan.

"Itu baru tepat dikatakan new normal. Jika situasinya masih seperti sekarang, maka new normal adalah bendera putih pemerintah," tegas legislator asal Kalimantan Timur ini.

Tanda menyerah itu semakin ketara setelah ada narasi pembantu Jokowi yang membandingkan banyaknya korban penyakit lain atau musibah kecelakaan ketimbang korban Covid-19.

"Itu pembodohan masyarakat secara terang-terangan. Seperti narasi yang membandingkan korban Covid-19 dengan korban kecelakaan. Sebanyak-banyak korban kecelakaan belum pernah membuat Presiden mengeluarkan perppu akibat jumlah korban kecelakaan yang banyak," tegasnya.

Populer

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya