Berita

Tokoh nasional DR. Rizal Ramli/Net

Politik

Rizal Ramli: Soekarno, Soeharto, Habibie, Dan Gus Dur Pilih Jalan Negarawan Saat Krisis, Kalau Hari Ini?

RABU, 27 MEI 2020 | 07:57 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Presiden adalah kepala negara sekaligus kepala pemerintahan di negeri ini yang harus memiliki jiwa kenegarawanan yang tinggi. Artinya, urusan negara menjadi yang utama dalam setiap kebijakan yang diambil.

Sejumlah pemimpin di negeri ini sudah memberi contoh legowo demi urusan bangsa. Mulai dari Presiden Soekarno, Soeharto, Habibie, dan Gus Dur.

Mereka sempat menghadapi krisis yang membuat berada di antara dua pilihan yang sulit, yaitu tetap berkuasa tapi akan banyak rakyat yang berjatuhan menajdi korban atau menyerahkan kekuasaannya.


“Semua pemimpin hebat itu, akhirnya memilih jalan negarawan dengan mengundurkan diri,” tegas tokoh nasional DR. Rizal Ramli dalam akun Twitter pribadinya, Rabu (27/5).

Rizal Ramli lantas mencontohkan pilihan yang diambil Presiden Soeharto di akhir Mei 1998. Saat krisis itu, Soeharto yang telah berkuasa 32 tahun tetap punya pilihan memaksakan untuk terus berkuasa. Sekalipun, pilihan ini akan menimbulkan korban rakyat berkali-kali lipat jika dipilih.

“Akhirnya Soeharto memilih jalan negarawan, mengorbankan egonya, agar korban rakyat tidak bertambah,” tegasnya.

Rizal Ramli lantas membandingkan dengan kondisi saat ini, di mana krisis sedang terjadi di tengah pagebluk virus corona baru atau Covid-19.

“Kira-kira kalau terjadi hari ini di tengah ketidakmampuan luar bisa. Pilihan apa yang akan diambil ya?” sindirnya mengakhiri.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya