Berita

Waketum Partai Gerindra, Arief Poyuono/Net

Politik

Gerindra: The New Normal Harus Didukung Oleh Semua Lapisan Masyarakat

SELASA, 26 MEI 2020 | 15:52 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tatanan aktivitas masyarakat untuk menerapkan era normal baru atau New Normal dalam menghadapi pandemik virus corona baru (Covid-19) dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh semua lapisan masyarakat. Khususnya, di 4 Provinsi; DKI Jakarta, Jawa Barat, Sumatera Barat, Gorontalo dan 25 Kabupaten Kota.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono dalam keterangannya, Selasa (26/5).

"Tatanan The New Normal harus didukung oleh masyarakat di 4 provinsi dan 25 kabupaten/ Kota dengan disiplin mengikuti protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19," kata Arief Pouyuono.


Arief mengatakan, The New Normal merupakan tatanan kehidupan aktivitas masyarakat yang harus tetap menjalankan roda kehidupan ekonomi seklaigus interaksi sosial di saat belum adanya obat atau vaksin untuk mencegah dan mengobati Covid-19.

Terlebih, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menegaskan bahwa personel gabungan TNI-Polri akan dikerahkan ke 4 Provinsi dan 25 Kabupaten/Kota yang salah satunya Kota Bekasi, Jawa Barat.

"Sangatlah tepat karena hanya dua institusi ini yang sanggup mengatur dan menerapkan disiplin tinggi kepada masyarakat dalam keadaan tatanan kehidupan New Normal," tuturnya.

Menurut Arief, roda ekonomi tetap harus digerakan meskipun dalam situasi pandemi Covid-19 seperti saat ini. Karenanya, dengan menerapkan tatanan kehidupan New Normal, pabrik-pabrik, transportasi, mall, pasar hingga pusat perekonomian lainnya harus di buka kembali

"Dengan menerapkan disiplin protokol kesehatan yang ditetapkan dan dikendalikan oleh TNI-Polri," kata Arief.

Ditambahkannya, saat ini agar perekonomian nasional yang sudah tumbuh 2,9 persen pada kwartal pertama dan bisa bergerak naik lagi kedepannya. Sehingga angka PHK juga bisa di kurangi dengan mulai diterapkan The New Normal.

"Semoga masyarakat juga mendukung upaya pemerintah joko Widodo untuk bisa menerapkan tatanan kehidupan new normal," harapnya.

"Selain itu juga jangan adalagi politisasi yang dilakukan oleh elit dan parpol di senayan untuk penerapan new normal, karena itu adalah cara yang paling terbaik yang diterapkan oleh pemerintah demi menyelamatkan perekonomian nasional yang sudah terdampak oleh Covid-19," demikian Arief Poyuono.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

UPDATE

Adab di Atas Selebrasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:12

Belgia vs Mesir Berbagi Skor 1-1

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:10

Pidato Bernuansa Sindiran Berpotensi Memicu Reaksi Balik Publik

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:39

Membongkar Skandal #SellIndonesia, Hebatnya Rupiah Menguat

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:19

Edura School Jawab Tantangan Guru di Era Digital

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:03

SEI Bongkar Dampak Kebijakan Batu Bara Bahlil: Pasokan Tersendat, Listrik Alami Gangguan!

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:37

Mahfud MD: UU Polri Abaikan Komisi Reformasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:24

ART Indonesia Disiksa Mirip Samsak Tinju di Malaysia

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:01

Kerja Prabowo Sudah Bagus, tapi Jangan Pidato Meledek Lagi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:29

Sambut 1 Muharam Setop Saling Fitnah dan Provokasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:25

Selengkapnya