Berita

Penambangan emas ilegal di Desa Mopait, Sulawesi Utara, melibatkan TKA asal China/Istimewa

Politik

Libatkan TKA China, Penambangan Emas Ilegal Di Sulawesi Utara Harus Diusut Tuntas

SELASA, 26 MEI 2020 | 12:09 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Polemik kedatangan tenaga kerja asing (TKA) asal China bisa jadi akan semakin rumit. Pasalnya, ada sejumlah TKA China yang justru bekerja untuk perusahaan penambangan emas ilegal di Sulawesi Utara.

Operasi tambang ilegal yang dilakukan PT PT Bulawan Daya Lestari (BDL) dan TKA China di Mopait, Lolayan, Bolaang Mongondow ini tentu saja mendapatkan penentangan dari warga. Terlebih lagi, PT BDL sudah tidak memiliki izin pengusahaan tambang dari Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Utara.

“Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) sudah berakhir pada 10 Maret 2019,” jelas seorang tokoh pemuda Desa Mopait, Nujulkifli Mokodompit, Senin (25/5).


Menurutnya, aktivitas penambangan emas liar PT BDL juga tidak memberikan manfaat kepada masyarakat Desa Mopait. Karena status mereka tanpa izin. Padahal cadangan emas di Mopait dikabarkan mencapai 5-10 ton.

"PT Bulawan Daya Lestari mendapat dukungan orang kuat. Tidak tersentuh oleh hukum. Dua oknum tersebut adalah Yance Tanesia, dan pengusaha lokal Jimmy Inkiriwang," tegas Mokodompit.
 
Menurut pantauan Mokodompit di lapangan, Sabtu (23/5), terlihat aktivitas tambang secara besar-besaran. Tampak tiga buah alat berat ekskavator bekerja mengeruk material tambang emas. Truk besar berlogo konsorsium PT Hutama Karya (HK) dan perusahaan China mengangkut material, untuk dibawa ke kolam pemrosesan mineral emas.

"Di depan pintu gerbang tambang ilegal itu tampak dua orang menenteng senjata laras panjang. Apakah senjata tersebut legal? Adakah aturan penggunaan senjata di pos gerbang tambang ilegal menggunakan senjata api laras panjang. Mungkin mereka aparat keamanan khusus yang diterjunkan di lapangan tambang ilegal oleh Yance Tanesia dan Jimmy Inkiriwang," tuturnya.

Ia menambahkan, saat memasuki wilayah tambang, tampak kain terpal biru terhampar di cekungan kolam berukuran ratusan meter persegi. Dari kejauhan truk ukuran 24 feet menumpahkan material emas ke dalam kolam raksasa tersebut.

"Beberapa orang bermata sipit tenaga kerja asing asal China tampak berkeliaran di tambang di Gunung Monsi. Keberadaan mereka bekerja di tambang ilegal harus diusut tuntas. Apakah boleh tambang ilegal memekerjakan TKA China? Ini perlu diusut tuntas," tegas Mokodompit.

Kedatangan TKA China juga diduga tak lepas dari keterlibatan Jimmy Inkiriwang dan Yance Tanesia, yang dikenal dekat dengan Pendeta Lenny Matoke Gembala Gereja Bethani Manado.

“Yance Tanesia dan Jimmy Inkiriwang yang memerintahkan aktivitas penambangan ilegal ini sejak lama,” kata Direktur PT Bulawan Daya Lestari (BDL), Mody Donny Sumolang.

Keterlibatan Jimmy Inkiwirang yang berkongsi dengan Yance Tanesia dalam penambangan ilegal di Mopait ini, kata Mokodompit, patut diusut tuntas. Apalagi PT BDL juga mempekerjakan TKA China untuk bekerja secara ilegal. 

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

UPDATE

Adab di Atas Selebrasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:12

Belgia vs Mesir Berbagi Skor 1-1

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:10

Pidato Bernuansa Sindiran Berpotensi Memicu Reaksi Balik Publik

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:39

Membongkar Skandal #SellIndonesia, Hebatnya Rupiah Menguat

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:19

Edura School Jawab Tantangan Guru di Era Digital

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:03

SEI Bongkar Dampak Kebijakan Batu Bara Bahlil: Pasokan Tersendat, Listrik Alami Gangguan!

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:37

Mahfud MD: UU Polri Abaikan Komisi Reformasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:24

ART Indonesia Disiksa Mirip Samsak Tinju di Malaysia

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:01

Kerja Prabowo Sudah Bagus, tapi Jangan Pidato Meledek Lagi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:29

Sambut 1 Muharam Setop Saling Fitnah dan Provokasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:25

Selengkapnya