Berita

Achmad Yurianto/Net

Kesehatan

Pemerintah Sudah Spesimen Dari 154.139 Orang Diduga Terinfeksi Covid-19, Ini Hasilnya

RABU, 20 MEI 2020 | 18:45 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Upaya identifikasi penyebaran dan penularan virus corona baru atau Covid-19 di tengah masyarakat telah dilakukan pemerintah dengan memeriksakan ratusan ribu spesimen.

"Data yang kami dapatkan pada hari ini jumlah spesimen total yang sudah kita periksa akumulatif adalah 211.883 spesimen," terang Jurubicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto, di Gedung Graha BNPB, Jakarta Timur, Rabu (20/5).

Direktur Jendral Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan ini mengatakan, spesimen yang sudah diambil itu berasal dari 154.139 orang yang diduga terinfeksi corona.


"Diantaranya spesimen yang kita periksa dengan Real Time PCR (dari 153.147 orang) ataupun dengan mesin TCM (992 orang) yang sudah kita miliki di berbagai wilayah di tanah air," katanya.

Dari jumlah total spesimen yang diperiksa tersebut, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nasional mencatat, sebanyak 134.950 orang terkonfirmasi negatif. Sementara sebanyak 19.189 orang terkonfirmasi positif.

Dari pemeriksaan itu juga didapatkan pasien yang berhasil sembuh sebanyak 4.575 orang.

Adapun dari 391 kabupaten kota yang sudah terdampak, kasus meninggal hingga hari ini telah terakumulasi menjadi 1.242 orang. Untuk kasus orang dalam pemantauan (ODP) masih ada 44.703 orang, dan kasus pasien dalam pengawasan (PDP) masih ada 11.705 orang.

"Ini memberikan gambaran kepada kita, bahwa upaya melindungi diri masih belum berjalan dengan baik," demikian Achmad Yurianto.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya