Berita

Antrean pengunjung Mall CBD Ciledug beberapa waktu lalu/Net

Politik

Orang Dilarang Ke Masjid Tapi Boleh Ke Mall Itu Diskriminatif

RABU, 20 MEI 2020 | 13:57 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dinilai diskriminatif pada umat beragama. Pasalnya, umat beragama dilarang untuk beribadah di tempat peribadatan masing-masing, sementara mall dan pasar masih boleh dikunjungi.

Begitu simpulan dari pengamat hukum Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta Mudzakir saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (20/5).

“Sesungguhnya kalau dinilai diskriminarif itu benar, peraturannya saja diskriminatif, masjid-masjid enggak boleh ada jamaah tapi di pasar dan mall boleh ada kerumunan. Ini menyudutkan posisi umat,” ujarnya.

Menurutnya, peraturan pemerintah tentang pelarangan melakukan kerumunan diskriminatif dan membingungkan. Sebab, masyarakat tidak boleh melakukan ibadah di dalam masjid, namun masyarakat banyak yang ke pasar dan mall untuk berbelanja dianggap sebagai peraturan yang diskriminatif.

“Ini contoh menurut saya enggak benar,” tegasnya.

Mudzakir mendesak agar pemerintah tegas. Artinya semua yang melakukan pelanggaran PSBB harus diperlakukan adil tanpa tebang pilih.

“Penegakan hukum PSBB mestinya harus tegas. Itu syaratnya. Karena virus itu barang gaib, kalau yang dilanggar itu barang gaib mestinya harus tegas ditekan tanpa kompromi apapun dan siapapun,” tutupnya.

Populer

Yusril Ihza Mahendra: Presiden Saja Tidak Berwenang Berhentikan Kepala Daerah, Apalagi Instruksi Mendagri

Kamis, 19 November 2020 | 19:45

Dukung Habib Rizieq, Natalius Pigai: Jokowi Remehkan Saya Tanpa Tahu Kecerdasan Mutiara Timur

Sabtu, 21 November 2020 | 04:40

Imbas Penurunan Baliho Habib Rizieq Shihab, Mujahid 212 Minta Pangdam Jaya Buka Ruang Dialog

Jumat, 20 November 2020 | 21:56

Bobby Nasution Katakan 'Cina', Etnis Tionghoa Medan Merasa Tersakiti

Senin, 23 November 2020 | 14:23

Singgung Ceramah Habib Rizieq, Putri Gus Dur: Saya Muslim, Saya Menolak Diatasnamakan Untuk Kekejian

Rabu, 18 November 2020 | 11:57

Pintu Sudah Terbuka, PKS Sarankan Habib Rizieq Bertandang Ke Kediaman Maruf Amin

Sabtu, 21 November 2020 | 10:58

Pengamat: HRS Bukan Saja Dianggap Musuh Oleh Rezim, Tapi Juga Dipakai Dalam Pertarungan 'Trunojoyo1'

Selasa, 17 November 2020 | 15:23

UPDATE

Partai Gerindra Ingin Kasus Edhy Prabowo Diproses Transparan Dan Cepat

Sabtu, 28 November 2020 | 02:53

Positif Covid-19, Cawabup Pesisir Barat Erlina Diawasi Ketat Bawaslu

Sabtu, 28 November 2020 | 02:40

Monitoring Puncak Merapi, Tim Reaksi Cepat Temukan Longsoran Baru

Sabtu, 28 November 2020 | 01:55

Ditanya Soal Pengganti Edhy Prabowo, Luhut: Kau Tanya Yang Punya Pekerjaan

Sabtu, 28 November 2020 | 01:43

DPRD Minta Pemkot Tangerang Kaji Utuh Rencana Pembelajaran Tatap Muka

Sabtu, 28 November 2020 | 00:45

Ketika Luncurkan NSP, Mata Korea Selatan Tertuju Ke Indonesia

Sabtu, 28 November 2020 | 00:34

Relawan Barracuda Sesalkan Ada Pihak Razia Dan Sita Kartu Sulteng Sejahtera Dari Warga

Sabtu, 28 November 2020 | 00:30

Menko Luhut: Edhy Prabowo Itu Orang Baik Dan Beliau Ksatria

Sabtu, 28 November 2020 | 00:04

Di Bawah 'Payung' NSP, Korsel Anggap Indonesia Sebagai Mitra Seimbang

Jumat, 27 November 2020 | 23:52

Pimpin Rapat Di KKP, Luhut Pastikan Tidak Ada Pekerjaan Yang Berhenti

Jumat, 27 November 2020 | 23:40

Selengkapnya