Berita

Menteri Kesehatan Terawan Putranto dalam sidang WHA Jenewa

Politik

Tiga Hal Yang Disampaikan Menkes Terawan Dalam Sidang Majelis Kesehatan Dunia WHA

SELASA, 19 MEI 2020 | 13:47 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Indonesia menyatakan siap berkontribusi untuk meningkatkan produksi antivirus dan vaksin Covid-19 untuk kebutuhan global.

Dalam sidang Majelis Kesehatan Dunia atau World Health Assembly (WHA) yang berlangsung 18-19 Mei 2020 secara virtual, utusan Indonesia yang diwakili oleh Menteri Kesehatan Terawan Putranto menekankan perlunya Multilateralisme sebagai landasan kerja sama internasional.

"Yang terhormat kepada seluruh yang hadir. Di luar penghargaan kami kepada WHO, untuk setiap dukungan dan upaya terus-menerus dalam mengoordinasikan tanggapan bersama global, kami memperluas simpati dan belasungkawa kami kepada semua yang telah terpengaruh terhadap dampak ini,"  ujar Terawan, berbicara pada sesi awal sidang.


"Hari ini dunia bersatu untuk melawan musuh bersama. Hal itu sangat berdampak pada sosial dan ekonomi global di setiap negara," lanjut Terawan mendapat bagian berbicara setelah delegasi dari Australia, seperti dikutip dari video sidang WHA pada laman resmi WHO.  

Terawan menyampaikan, Indonesia bergabung dengan upaya global untuk terus meningkatkan tindakan terpadu untuk memilih, mendeteksi, dan menanggapi dengan jelas Covid- 19.

Di masing-masing bagian Indonesia telah merumuskan serangkaian kebijakan untuk melawan virus corona  dalam semua aspek kesehatan, sosial, dan ekonomi, melalui seluruh pemerintah dan seluruh pendekatan terkait.

"Izinkan saya untuk menekankan hal penting bagi kita untuk memberikan tindakan yang seragam dan sinergis untuk mengakhiri pandemik Covid-19 dengan tiga catatan ini," ujar Terawan yang menyampaikan dalam bahasa Inggris.  

Dalam penanganan pandemik yang saat ini melanda seluruh dunia, Indonesia menekankan tiga poin penting yang diuraikan Terawan, yaitu: Pertama, memperkuat solidaritas politik bersama. Kedua, memastikan rantai pasokan global untuk obat-obatan esensial dan peralatan medis untuk tiap negara sesuai dengan kebutuhannya.  Memastikan mekanisme akses yang tepat waktu untuk obat-obatan dan vaksin Covid-19 yang ramah lingkungan.

"Ketiga, mendukung kekuatan para pemimpin negara kita dalam pemenuhan kebutuhan krusial. Multilateralisme harus tetap menjadi landasan bagi kerja sama internasional, dan Indonesia berkomitmen untuk mendukung keberhasilan uji coba solidaritas WHO."  

Sebagai penutup Terawan menyatakan kesiapan Indonesia untuk berkontribusi dalam peningkatkan produksi antivirus dan vaksin Covid-19  untuk kebutuhan global.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya