Berita

Potongan video ABK WNI yang dilarung di laut dari Kapal China/Repro

Presisi

Polda Jateng Tetapkan Dua Tersangka Agensi ABK Yang Disiksa Di Kapal China

SELASA, 19 MEI 2020 | 13:16 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Satuan Tugas (Satgas) Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Polda Jawa Tengah menetapkan dua orang tersangka buntut dari peristiwa penyiksaan ABK WNI di kapal penangkap ikan berbendera Cina, Luqing Yuan Yu 623.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Iskandar menyampaikan, kedua tersangka diduga melanggar Pasal 85 dan 86 huruf c UU 18/2017 tentang Pekerja Migran Indonesia dan atau Pasal 4 UU 21/2007 tentang Pemberantasan Perdagangan Orang.

“Satgas TPO Polda Polda Jateng sudah tetapkan dua tersangka dari PT penyalur yang memberangkatkan ABK tersebut,” kata Iskandar kepada wartawan, Selasa (19/5).


Namun Iskandar tak merinci kedua status tersangka di perusahaan penyalur ABK tersebut. Keduanya yakni Mohammad Hoji warga desa Tembok Luwung, Tegal dan Sutriyono warga desa Jawilawang, Tegal, Jawa Tengah.

Bersama pelaku, polisi turut mengamankan sebagai barang bukti berupa dokumen-dokumen perusahaan atas nama PT Mandiri Tunggal Bahari.

Penganiayaan dan kekerasan fisik diduga dialami warga Indonesia yang menjadi anak buah kapal atau ABK di kapal penangkap ikan berbendera Cina, Luqing Yuan Yu 623. Video kekerasan ABK WNI di kapal China itu viral.

Setelah dianiaya korban ABK yang diketahui bernama Herdianto kemudian tewas dan jenazahnya dilarung ke laut Somalia.  

Dalam video tersebut, sebelum tewas, kondisi Herdianto diduga telah lumpuh akibat penyiksaan, terlihat harus dibantu 3 rekan ABK lain untuk berdiri.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Produk Impor Masuk Indonesia Wajib Sehat dan Halal

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:14

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Jemaah Haji Aceh Bisa Akses Ruang VIP Bandara

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:28

Ashari Menghilang, Belum Ditangkap Polisi

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:16

Ambulans Angkut Jenazah Hantam Truk, Dua Orang Tewas

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:00

BPJPH dan Barantin Perkuat Pengawasan Pakan Impor Berunsur Porcine

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:33

Purbaya Siapkan Insentif Mobil dan Motor Listrik

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:24

Rumah di Grogol Petamburan Dilalap Api

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:01

Penyelundupan 2,1 Kg Ganja dari Papua Nugini Digagalkan

Senin, 04 Mei 2026 | 23:35

Tiga Jam Operasional KRL Rangkasbitung Lumpuh

Senin, 04 Mei 2026 | 23:20

Selengkapnya