Berita

Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin/Net

Politik

Din Syamsuddin: Jangan Melarang Umat Ke Masjid, Tapi Mengizinkan Orang Menumpuk Di Bandara

SELASA, 19 MEI 2020 | 09:15 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Wabah virus corona baru atau Covid-19 masih merebak di wilayah Indonesia. Tercatat sebanyak 18 ribu lebih kasus corona terjadi di Indonesia, dengan 4.324 orang sembuh dan 1.191 meninggal dunia.

Atas dasar tersebut, Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin menyampaikan sejumlah imbauan kepada rakyat Indonesia, pemerintah, dan umat Islam.  

Kepada segenap rakyat Indonesia, khususnya umat Islam, Din Syamsuddin meminta agar tetap mematuhi anjuran para ahli kesehatan menjaga jarak sehat secara fisik (physical distancing).


“Yakni dengan menghindari kerumunan yang dapat mendorong penularan Covid-19,” tekannya kepada wartawan, Selasa (19/5).

Sementara kepada pemerintah, mantan ketua umum PP Muhammadiyah meminta untuk melaksanakan secara konsekwen peraturannya sendiri tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Di antaranya dengan tidak mengizinkan kegiatan-kegiatan yang mendorong orang berkerumun di tempat-tempat umum.

“Peraturan tersebut perlu dilaksanakan secara berkeadilan, jangan melarang umat Islam bershalat jamaah di masjid, tapi mengizinkan orang banyak menumpuk di bandara dan tempat keramaian lain,” tegasnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya