Berita

Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo, terus berupaya menekan penyebaran Covid-19 di Solo/RMOLJateng

Kesehatan

99 KK Dikarantina, Begini Penjelasan Walikota Solo

SENIN, 18 MEI 2020 | 16:35 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pemerintah kota Solo berupaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan mengkarantina 90 kepala keluarga (KK) di Joyotakan, Kecamatan Serengan, Solo.

Ratusan warga dari dua rukun tetangga (RT) harus menjalani masa dikarantina selama 14 hari.

Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo mengatakan, langkah tersebut diambil karena ada satu warganya yang hasil tes swab-nya positif Covid-19, dan tujuh warga lainnya saat ini menjalani perawatan di RSUD Bung Karno dan masih menunggu hasil tes swab.


"Hasilnya belum keluar jika nanti keluar pasti akan kita informasikan," papar Walikota yang biasa di sapa Rudi ini, Senin (18/5).

Saat ini 90 KK dikabarkan dalam kondisi baik. Seluruh warga yang dikarantina juga menyadari kondisi tersebut dan bisa menerima. Harapannya setelah 14 hari virus Corona bisa segera hilang dari wilayah tersebut.

"Kita (Pemkot Solo) terkait karantina wilayah ini tidak bertujuan untuk mengekang hak warga. Tidak begitu, namun kita berupaya maksimal agar penyebaran virus corona di Solo bisa terkendali," sebut Rudi, dikutip Kantor Berita RMOLJateng.

Selama masa karantina, tidak boleh ada warga yang keluar masuk di wilayah tersebut. Konsekuensi mengkarantina 90 KK tersebut pastinya semua kebutuhan logistik sehari-hari bagi warga akan dipenuhi oleh Pemkot Solo.

"Bukan hanya warga yang dikarantina saja yang dicukupi kebutuhan (konsumsinya). Namun juga petugas jaga di sana. Karena ada lima titik (pintu) yang dijaga agar orang tidak keluar masuk," pungkas Rudi.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya