Berita

Saiful Anam menilai PDIP bisa berbalik arah jika kebijakan Presiden Joko Widodo sudah tak sesuai dengan haluan partai/Net

Politik

Kebijakan Jokowi Tidak Pro Wong Cilik, PDIP Bisa Jadi Partai Oposisi?

SENIN, 18 MEI 2020 | 09:16 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Presiden Joko Widodo kerap mengeluarkan kebijakan yang tidak pro terhadap wong cilik yang kesulitan di tengah pandemik Covid-19.

Seperti menaikan iuran BPJS Kesehatan, namun tidak kunjung menurunkan harga BBM di saat harga minyak dunia turun.

Munculnya kebijakan-kebijakan itu merupakan suatu momen bagi PDIP untuk mempertahankan dan menunjukkan sebagai partai wong cilik dengan menggunakan haknya di DPR.


"Kalau mau PDIP bisa menggunakan haknya di DPR melalui hak interpelasi, angket, atau menyatakan pendapat. Atau saya kira bisa kemudian Megawati mengintervensi demi kebaikan kepada Jokowi, sekaligus pembuktian masihkah Jokowi bersama PDIP," ucap pakar politik dan hukum Universitas Nasional Jakarta, Saiful Anam, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (18/5).

Karena jika hanya dibiarkan saja, kata Saiful, kebijakan Jokowi cenderung liar dan tanpa diketahui rujukannya.

"Kalau seperti saat ini seolah kebijakan Jokowi liar dan rujukannya siapa? PDIP atau ada orang lain yang lebih sakti dari Mega dan PDIP?" kata Saiful.

Apalagi, lanjut Saiful, kebijakan yang tidak pro terhadap wong cilik tersebut akan meruntuhkan PDIP sendiri yang juga kerap gembar-gembor sebagai partai pro rakyat.

"Kalau misalnya Jokowi sudah keluar dari haluan PDIP, maka tentu PDIP harus menilai betapa rendahnya loyalitas Jokowi kepada partainya. Bukan tidak mungkin malah PDIP yang awalnya sebagai partai utama pengusung Jokowi justru berbalik arah menjadi partai oposisi terhadap pemerintahan Jokowi," pungkas Saiful.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

AS Gempur ISIS di Suriah

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:14

Aksi Kemanusiaan PDIP di Sumatera Turunkan Tim Kesehatan Hingga Ambulans

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:10

Statistik Kebahagiaan di Jiwa yang Rapuh

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:52

AS Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Venezuela

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:01

Iran Ancam Balas Serangan AS di Tengah Gelombang Protes

Minggu, 11 Januari 2026 | 16:37

Turki Siap Dukung Proyek 3 Juta Rumah dan Pengembangan IKN

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:53

Rakernas PDIP Harus Berhitung Ancaman Baru di Jawa Tengah

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:22

Rossan Roeslani dan Ferry Juliantono Terpilih Jadi Pimpinan MES

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:15

Pertamina Pasok BBM dan LPG Gratis untuk Bantu Korban Banjir Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:50

Pesan Megawati untuk Gen Z Tekankan Jaga Alam

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:39

Selengkapnya