Berita

Wakil Ketua DPR Fraksi Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad/RMOL

Kesehatan

Dasco Minta Anies Atasi Warga Tambora Positif Covid-19 Yang Bandel Menolak Diisolasi

SABTU, 16 MEI 2020 | 04:11 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Adanya warga Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat yang menolak diisolasi meski terdapat belasan orang positif Covid-19 perlu disikapi Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dengan tegas.

"Kita akan minta (selesaikan) dan di Jakarta kan ketua gugus daerahnya ini gubernur. Gubernur harus bisa dan bertanggung jawab untuk bagaimana caranya di satu daerah ini harus tertib," kata Wakil Ketua DPR Fraksi Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad saat meninjau posko Satgas Lawan Covid-19 DPR di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (15/5).

Dasco meminta agar pemerintahan setempat melakukan koordinasi guna membujuk warga yang positif Covid-19 mau diisolasi di rumah sakit.


"Saya pikir aparat yang terdekat dalam hal ini kelurahan kecamatan proaktif berkoordinasi bagaimana caranya, karena kalau dia (warga) berkeliaran akan buat penyebarannya makin cepat," tandasnya.

Saat ini sudah ada 12 warga RW 07 yang positif Covid-19 dan puluhan lainnya berstatus orang dalam pemantauan (ODP). Tiga di antaranya yakni Ketua RW 07 berinisial O beserta istri dan anaknya yang lebih dulu terpapar Covid-19.

Sedangkan sembilan warga lainnya diduga terpapar dari O yang masih menjadi imam Shalat Tarawih di Musala Baitul Muslimin. Saat ini, ada 54 warga lainnya yang menunggu hasil usai jalani swab test pada Kamis (14/5).

Kendati sudah berstatus zona merah, warga di RW 07 enggan diisolasi. Mereka memilih bertahan di rumah masing-masing meski dengan sejumlah risiko. Jajaran tiga pilar dari Kecamatan Tambora masih berupaya bernegoisasi dengan warga agar mereka mau diisolasi.

Saat ini hanya O dan istrinya yang telah jalani isolasi di Rumah Sakit Tarakan pada Minggu (10/5) setelah tempat tinggalnya didatangi tiga pilar Kecamatan Tambora.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya