Berita

Presiden Joko Widodo pimpin Ratas soal pangan/Rep

Politik

Pertanyakan Stabilitas Pangan, Jokowi: Masalahnya Di Distribusi, Stok Kurang, Atau Ada Permainan Harga?

RABU, 13 MEI 2020 | 11:53 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Stabilitas harga pangan dan atau kebutuhan pokok dipertanyakan oleh Presiden Joko Widodo. Pasalnya, dia mendapat laporan dua komoditas mengalami lonjakan harga yang cukup signifikan.

"Saya ingin ini dilihat masalahnya ada di mana. Apakah urusan distribusi atau memang stoknya yang kurang, atau ada yang sengaja mempermainkan harga untuk keuntungan yang besar," perintah Kepala Negara dalam rapat terbatas (Ratas) dengan menteri kabinet secara virtual, di Istana Bogor, Rabu (13/5).

Lebih lanjut, Presiden yang biasa dipanggil Jokowi ini menyebutkan dua jenis komoditas atau barang yang mengalami lonjakan harga, khususnya selama masa pandemik virus corona baru atau Covid-19.

Pertama, dia mengungkapkan, harga rata-rata nasional bawang merah yang berada diangka Rp 51.000, jauh dari harga acuannya yang sebesar Rp 32.000.

Kemudian yang kedua adalah gula pasir, dengan harga rata-rata saat ini dikisaran Rp 17.000 sampai Rp 17.500. Padahal menurut harga acuannya, gula pasir berada dikisaran harga Rp 12.500.

Karena hal inilah kemudian Jokowi menegaskan kembali kepada jajarannya agar menganalisis akar permasalahan dari kenaikan harga dua jenis pangan ini.

"Saya betul-betul minta ini dicek di lapangan, dikontrol, sehingga harga semuanya bisa terkendali, dan masyarakat bisa naikkan daya belinya," demikian Joko Widodo.

Populer

Pemprov DKI Kembali Berduka, Gubernur Anies: Segera Ambil Wudhu Dan Shalat Ghaib Untuk Almarhum M. Hermawan

Sabtu, 19 September 2020 | 13:59

Datangi TPU Pondok Ranggon Jelang Tengah Malam, Anies Dapat 'Pesan' Dari Penggali Kubur

Minggu, 20 September 2020 | 00:21

Dikeroyok Pemerintah Pusat? Anies Baswedan: Mengapa Selalu Aku Yang Mengalah

Rabu, 16 September 2020 | 11:25

Satgasus Cakra Buana PDIP Minta Jokowi Bertaubat Ketimbang Lakukan Reshuffle

Rabu, 16 September 2020 | 09:59

Berkas Rampung, Jaksa Pinangki Segera Diseret Ke Meja Hijau

Rabu, 16 September 2020 | 00:57

Adhie Massardi: Jika 1 Dolar AS Sudah Rp 10 Ribu Berarti Kita Punya Presiden Yang Benar

Jumat, 11 September 2020 | 08:55

Arief Poyuono: Kalau Nyapres Lagi, Prabowo Subianto Butuh Kepastian Hukum Tidak Terlibat Pelanggaran HAM

Rabu, 16 September 2020 | 15:21

UPDATE

Pakar Hukum: Penundaan Pilkada Berpotensi Melanggar Hak Konstitusional

Senin, 21 September 2020 | 02:41

Perdana Bicara Di PBB, Pimpinan MPR Berharap Jokowi Tegas Soal OPM

Senin, 21 September 2020 | 02:11

Giliran MUI Bersikap, Minta Pilkada Di Tengah Pandemi Dikaji Ulang

Senin, 21 September 2020 | 01:44

Jadi Timses Mantu Jokowi, Ini Penjelasan Jubir Sandiaga

Senin, 21 September 2020 | 01:30

Amini JK Soal Penundaan Pilkada, Komisi II: Perppu Pilkada Bukan Al Quran Yang Tak Bisa Diubah

Senin, 21 September 2020 | 00:54

Andre Rosiade: Koar-koar Ahok Hambat Investor Masuk, Baiknya Dicopot Saja

Senin, 21 September 2020 | 00:33

Menurut Pimpinan Komisi IV DPR, Banyak Orang Berilmu Tapi Tidak Percaya Corona

Senin, 21 September 2020 | 00:07

Hadiri Pertemuan G20, Sri Mulyani: Pandemi Covid-19 Adalah Wake Up Call Pentingnya Investasi

Minggu, 20 September 2020 | 23:40

Ridwan Kamil: Melawan Covid-19 Itu Seperti Perang, Semua Harus Bela Negara

Minggu, 20 September 2020 | 23:20

Komisi II DPR Minta Pemerintah Terbitkan Perppu Penegakan Disiplin Pelanggaran Protokol Kesehatan Covid-19

Minggu, 20 September 2020 | 22:45

Selengkapnya