Berita

Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito/Repro

Kesehatan

Prof Wiku Adisasmito: Penemuan Vaksin Paling Cepat 2021, Kita Harus Bisa Sesuaikan Pola Hidup

SELASA, 12 MEI 2020 | 13:16 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Vaksin atau obat untuk menyembuhkan infeksi virus corona baru atau Covid-19 diprediksi baru ditemukan pada 2021 tahun depan.

"Kalau untuk penemuan vaksin paling cepet mungkin tahun depan," ujar Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito, dalam jumpa pers di Gedung Graha BNPB, Matraman, Jakarta Timur, Selasa (12/5).

Dari prediksi itu, Wiku berpandangan bahwa masyarakat tidak bisa mengandalkan atau menunggu vaksin untuk bisa beraktivitas seperti sediakala.


"Maka dari itu, sampai dengan vaksin belum ditemukan, kita harus bisa selalu berhadapan dengan virus ini," ungkap Dokter Spesialis Hewan ini.

Oleh karena itu, lanjut Wiku, masyarakat saat ini diharapkan mampu menyesuaikan diri dengan perubahan kehidupan karena pandemi virus asal Wuhan, China ini. Yakni dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang dijalankan pemerintah.

"Secara sosial kita pasti akan mengalami sesuatu bentuk new normal, atau kita harus beradaptasi dengan beraktivitas dan bekerja dan tentunya harus mengurangi kontak fisik dengan orang lain, dan menghindari kerumunan dan bekerja dan sekolah dari rumah," jelas Wiku Adisasmito.

"Dan tentunya kita harus menyesuaikan diri dalam pola hidup kita agar bisa memutus mata rantai dan beraktivitas seperti biasanya. Tapi prinsip yang utama adalah harus bisa menyesuaikan pola hidup," tambahnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya