Berita

Roy Suryo ingatkan sejarah masuknya wabah Flu Spanyol di masa lalu dengan rencana kedatangan ratusan TKA China ke Indonesia/Net

Politik

Bulan Depan 500 TKA China Akan Masuk Indonesia, Roy Suryo: Jas Merah, Ingat Sejarah Flu Spanyol!

SENIN, 11 MEI 2020 | 08:24 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Rencana kedatangan 500 Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China ke Indonesia kembali mencuat usai disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan (LBP), Minggu kemarin (10/5).

LBP menyebut, 500 TKA China tersebut akan datang sekitar Juni-Juli 2020. Seluruh 500 TKA China tersebut akan bekerja di Konawe, Sulawesi Tenggara.

Menanggapi hal itu, mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Roy Suryo mengatakan, rencana tersebut sangat berbahaya bagi Indonesia jika mengingat sejarah pandemik Influenza atau Flu Spanyol di masa lalu.


"Rencana kedatangan TKA-China besok Juni yang sangat berbahaya, serius dihubungkan dengan sejarah pandemik Influenza di Hindia Belanda sebelum ada Indonesia tahun 1918 yang mirip," kata Roy Suryo di akun Twitternya, @KRMTRoySuryo2, Minggu malam (10/5).

Padahal, kata Roy Suryo, masih banyak rakyat Indonesia yang terkena PHK sebagai dampak pandemik Covid-19. Apalagi, tenaga kerja asal Indonesia juga masih banyak jumlahnya.

"Hanya satu kata, luar biasa. Tenaga-tenaga kerja WNI saja masih jutaan jumlahnya dan sebagian besar mereka saat ini jobless karena PHK. Ini Kemnaker diam saja? Apalagi bukan Juni besok apakah +62 (Indonesia) sudah bebas pandemik Covid-19. Bisa ambyar gara-gara masuk TKA China ini," tegas Roy.

Roy melanjutkan, bukan hanya rasa nasionalisme sehingga rakyat Indonesia tergerak menolak masuknya TKA China, melainkan karena adanya pengkhianatan terhadap JasMerah (Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah).

"Dulu Hindia Belanda ambyar menangkal andemik Influenza tahun 1918 gara-gara datangnya kapal-kapal luar negeri karena tergiur bisnisnya," terang Roy.

Roy pun sedikit menceritakan sejarah terjadinya Flu Spanyol yang masuk ke Hindia Belanda, nama Indonesia saat masih dijajah Belanda pada 1918 lalu.

"Saat tahun 1918 Pemerintah Hindia Belanda sebelum Indonesia membentuk Burgerlijk Geneeskundige Dienst (BGD) atau layanan medis sipil dan Dienst der Volks Gezondheid (DVG) atau Pendjabatan Kesehatan Ra'jat, kini jadi Kemenkes, berjibaku melawan Pandemik Flu yang sering disebut 'Flu Spanyol'," jelas Roy.

"Ra'jat Boemi Poetra, kini WNI atau pribumi masih terkendala literasi, meski sudah banyak dijelaskan pakai ilustrasi "Gareng-Petruk" dengan Aksara Jawa, tapi karena tergiur kepentingan bisnis datangnya kapal-kapal dari luar negeri itulah korban di Jawa-Madura saja sampai 4,3 juta jiwa, Jas Merah!" pungkas Roy.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya