Berita

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump/Net

Dunia

Senat AS Gagal Tolak Veto Trump Atas Resolusi Kewenangan Perang

JUMAT, 08 MEI 2020 | 09:50 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Senat Amerika Serikat gagal untuk menolak veto Presiden Donald Trump terhadap resolusi yang membuatnya membatasi kewenangan untuk menyatakan perang.

Dari pemungutan suara yang dilakukan pada Kamis (7/5), suara penolakan veto Trump gagal memenuhi dua pertiga mayoritas, yaitu 67 suara dari 100 anggota Senat.

Pemungutan suara menunjukkan, hanya 49 suara yang menolak veto Trump, sementara 44 menyetujui.


Resolusi yang dipimpin oleh Senator Demokrat Tim Kaine tersebut sebenarnya sudah melewati Senat pimpinan Republik dan Dewan Perwakilan Rakyat yang dipimpin Demokrat awal tahun ini.

Namun pada Rabu (6/5), Trump memveto resolusi tersebut dengan menyebutnya sangat menghina. Ia juga menuding Demokrat untuk mengajukan resolusi tersebut dengan alasan politik, meski resolusi tersebut juga didukung oleh beberapa politisi Republik.

Menanggapi hasil pemungutan suara, Kaine mengatakan bahwa Kongres melakukan tugasnya dengan mencoba menegaskan wewenangnya untuk mempertimbangkan penggunaan kekuatan militer.

“Itu bukan upaya partisan. Itu bipartisan sejak awal. Itu diperkenalkan untuk menghentikan adanya perang yang tidak perlu," katanya seperti dimuat Reuters.

Sementara Kongres merasa sesuai konstitusi, Trump harus berdiskusi dulu terkait pernyataan perang melawan Iran. Trump berpendapat bahwa sebagai panglima tertinggi, ia memiliki kewenangan hal tersebut.

Resolusi kewenangan perang sendiri diperkenalkan beberapa pekan setelah Trump memerintahkan serangan pada Januari yang menewaskan komandan militer Iran, Qassem Soleimani di bandara Baghdad.

Resolusi tersebut mengharuskan Trump untuk menghapus pasukan AS yang terlibat dalam permusuhan terhadap Iran kecuali Kongres menyatakan perang atau meloloskan otorisasi khusus untuk penggunaan kekuatan militer.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya