Berita

Mahasiswa Yahukimo di Merauke/Istimewa

Hukum

Bantuan Diduga Digelapkan Mantan Ketua Ikatan Pelajar, Mahasiswa Yahukimo Tuntut Uang Dikembalikan

RABU, 06 MEI 2020 | 11:27 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Tak salah jika sejumlah orang terus mengingatkan potensi penyalahgunaan dalam bantuan terkait pandemik Covid-19 di Indonesia. Karena memang hal ini telah terjadi di Merauke, Papua.

Adalah mantan Ketua Ikatan Pelajar Mahasiswa Kabupaten Yahokimo di Merauke, Yunet Kobak, yang diduga melakukan penggelapan dana bantuan Covid-19 yang seharusnya diterima para mahasiswa.

“Bantuan tersebut untuk diberikan kepada mahasiswa di situasi pandemik Covid-19 dan akan digunakan bersama, namun uang tersebut disalahgunakan. Maka saya sebagai ketua mengambil sikap untuk berdiskusi bersama teman-teman mahasiswa. Dan hari ini kami memutuskan untuk yang bersangkutan harus ditahan, jumlah uang yang kami ketahui adalah 10 juta,” ungkap Ketua Ikatan Pelajar Mahasiswa Kabupaten Yahukimo di Merauke, Aset Payage, Selasa (5/5).


Dihubungi terpisah, mantan Ketua Ikatan Pelajar Mahasiswa Yahukimo, Yunet Kobak, menjelaskan bahwa dana bantuan Rp 10 juta tersebut melibatkan sejumlah oknum. Sehingga tidak memungkinkan untuk dapat digunakan lagi bagi mahasiswa Yahukimo yang ada di Merauke.

“Nilai uang yang sama-sama kita ketahui adalah 10 juta, namun ada oknum yang bekerja sama sehingga tidak memungkinkan lagi untuk menjamin mahasiswa yang ada di Merauke. Saya juga merasa kecewa dan merasa sangat berat, namun ada yang lain juga bermain sehingga terjadi permasalahan,” jelasnya, dikutip Kantor Berita RMOLPapua.

“Oleh sebab itu maka saya sebagai mantan ketua meminta maaf kepada Pemerintah maupun mahasiswa studi di Merauke. Hari ini dengan mahasiswa yang ada di Kabupaten Merauke secara hukum kami siap terima,” imbuhnya.

Meski dana bantuan tersebut sulit kembali, salah seorang mahasiswa, Menius Heluka, tetap berharap dana bantuan itu bisa mereka dapatkan kembali. Sebab mereka sangat membutuhkannya di tengah situasi yang semakin sulit dengan adanya pandemik Covid-19 ini.

Walaupun sudah ada bantuan dari pihak-pihak lain, dirinya tetap berharap kepada Pemerintah Yahukimo agar bisa memfasilitasi mereka dengan mengupayakan pengembalian dana bantuan tersebut.

“Kami berpesan kepada pihak keluarga, tolong kembalikan uang yang sudah disalahgunakan dan kami sampaikan juga kepada pihak keluarga untuk kerja sama dengan Pemerintah membantu kami di kota studi (Merauke). Karena sekarang situasi semakin sulit dengan adanya Covid-19,” pinta Menius Heluka.

“Kami para mahasiswa bersepakat bahwa masalah ini kami proses hukum dan sementara masih ditahan secara keluarga, jadi kami pesan kepada pihak keluarga maupun pihak Pemerintah tolong kerja samanya, terima kasih,” tutupnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Teknik Klasik, Kaitkan Prabowo dengan Teror Aktivis

Kamis, 02 April 2026 | 14:02

Kepala BNPB hingga BMKG Turun Langsung ke Lokasi Gempa di Sulut dan Malut

Kamis, 02 April 2026 | 13:59

TEBE Siap Tebar Dividen Rp200,46 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya

Kamis, 02 April 2026 | 13:51

Penerapan WFH di DKI Bisa Jadi Contoh Penghematan BBM

Kamis, 02 April 2026 | 13:40

Awas Penunggang Gelap Gelar Operasi Senyap Jatuhkan Prabowo Lewat Kasus Aktivis KontraS

Kamis, 02 April 2026 | 13:33

Kemkomdigi Tunggu Itikad Baik Youtube dan Meta Patuhi PP Tunas

Kamis, 02 April 2026 | 13:20

Trump akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

Demi AI, Oracle PHK 30.000 Karyawan Lewat Email

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

ASN Diwanti-wanti WFH Bukan Libur Panjang

Kamis, 02 April 2026 | 13:15

Aksi Heroik Sugianto Bikin Prabowo Bangga, Diganjar Penghargaan Presiden Korsel

Kamis, 02 April 2026 | 13:09

Selengkapnya