Berita

Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sehan Salim Landjar/Net

Politik

Balas Sindiran Cak Thoriq, Bupati Boltim: Anda Cuma Kasih 5 Kg, Saya Minimal 15 Kg Beras Premium

RABU, 06 MEI 2020 | 08:27 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Dua bupati terlibat ketegangan di media sosial, yaitu Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sehan Salim Landjar dan Bupati Lumajang Thoriqul Haq.

Awalnya, Bupati Sehan Landjar menyita perhatian publik setelah videonya mencak-mencak bantuan dana desa viral di media sosial. Sehan Landjar kala itu mempermasalahkan koordinasi antar menteri yang mempersulit penyaluran bantuan di lapangan.

Bupati Lumajang Thoriqul Haq atau yang dikenal Cak Thoriq lantas tampil membela pemerintah. Dia membuat video untuk meluapkan kekecewaannya pada Sehan Landjar yang mengumpat menteri.


Cak Thoriq mengatakan bahwa semua menteri sudah bekerja keras dan melakukan hal terbaik dalam memberi inovasi program bantuan langsung untuk masyarakat, termasuk para bupati.

Dia lantas menunjukkan proses distribusi bantuan yang dilakukan di Lumajang. Data transparan yang ditempel di tempat umum pun dipamerkan dalam video itu. Katanya, data itu bisa dievaluasi melalui musyawarah desa jika ditemukan ketidaksesuaian peruntukan.

“Kalau ada bupati mengatakan menteri bodoh, jangan-jangan dia tidak bisa ngurus daerahnya, dia tidak bisa ngurus wilayahnya,” sindir Cak Thoriq pada Sehan Landjar.

Kini Sehan Landjar membuat video untuk membalas sindiran tersebut. Dia menguraikan alasan mencak-mencak. Pertama karena dirinya tidak boleh memberikan stimulan beras ke rakyatnya yang mendapat BLT dan BLT juga belum datang.

Sehan Landjar lantas mengurai jumlah dan kualitas beras yang diberikan di Lumajang.

“Perlu diingat bupati lumajang, anda cuma kasih 5 kilo, saya minimal 15 kilo dan beras premium,” tuturnya sembari memastikan tidak ada gaji PNS yang terpotong.

“Kalau anda 5 kilo saja sudah rasa gede, ini saya tidak, bahkan saya kalau ibu-ibu (lansia) saya tambah dua juta. JHT, stimulus lagi dengan 10 kilo,” sambungnya penuh penekanan.

Sehan Lanjar meminta Cak Thoriq untuk fokus urus rakyat Lumajang ketimbang mengomentari keluhan dirinya. Kalaupun ada menteri yang keberatan, sambung Sehan Landjar, itu akan menjadi urusannya.

“Jadi kalau anda cuma 23 ton, saya punya 900 ton beras premium, gula pasir 100 ton, minyak 100 ton, 209 ribu kaleng ikan kaleng,” kata Sehan Landjar.

“Saya sudah mulai (kerja) 4 April, anda baru mulai sekarang,” demikian bupati Boltim itu.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya